BeritaPemkab KapuasPemprov Kalimantan Tengah

Pembukaan TMMD Imbangan ke-124 Resmi Dimulai, Bupati Kapuas Bertindak sebagai Inspektur Upacara

164
×

Pembukaan TMMD Imbangan ke-124 Resmi Dimulai, Bupati Kapuas Bertindak sebagai Inspektur Upacara

Sebarkan artikel ini
Bupati Kapuas HM Wiyatno, S.P. menjadi Inspektur Upacara Pembukaan TMMD Imbangan ke-124 Tahun Anggaran 2025, dengan Tema "Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah", bertempat di Halaman Sekolah SDN 1 Lamunti Permai, Kecamatan Mantangai, Selasa (6/5).(Photo/ist)

Kuala Kapuas. eNewskalteng.com — Bupati Kapuas HM Wiyatno, S.P., memimpin upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan ke-124 Tahun Anggaran 2025 yang mengangkat tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.” Kegiatan ini berlangsung di halaman SDN 1 Lamunti Permai, Kecamatan Mantangai, pada Selasa (6/5/2025).

Rangkaian acara dimulai dengan laporan kesiapan kegiatan dan sambutan pembukaan. Dilanjutkan dengan penandatanganan naskah program TMMD antara Dandim 1011/KLK Letkol Inf Pamungkas Army Saputro dan Bupati Kapuas. Secara simbolis, alat kerja juga diserahkan kepada perwakilan TNI dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Kapuas HM. Wiyatno menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada TNI serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya program ini. Ia menjelaskan bahwa TMMD merupakan program kolaboratif antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam rangka mengatasi tantangan pembangunan di wilayah-wilayah terpencil.

Lebih lanjut, Bupati menyatakan bahwa pembangunan di desa merupakan bagian dari kebijakan nasional Nawacita yang berorientasi pada pembangunan dari pinggiran. Ia menekankan pentingnya menggali potensi desa serta mengatasi kekurangannya demi menciptakan pemerataan, pertumbuhan, dan kemandirian desa secara berkelanjutan.

Keikutsertaan TNI dalam TMMD Imbangan ke-124 ini merupakan wujud nyata kontribusi TNI terhadap pembangunan nasional. Program ini berlangsung selama 30 hari, dari 6 Mei hingga 4 Juni 2025. Selain mempererat hubungan antara TNI dan rakyat, TMMD juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong, nasionalisme, dan Ketahanan Nasional, khususnya bagi generasi muda. “Mari terus kita jaga semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI-rakyat. Lestarikan budaya gotong royong yang telah menjadi ciri khas bangsa kita,” ujar Bupati.

Ia juga mengimbau kepada personel TNI dan Polri yang tergabung dalam Satgas TMMD agar terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Warga juga diajak untuk aktif berpartisipasi dalam seluruh kegiatan TMMD.

Dalam laporannya, Letkol Inf Pamungkas Army Saputro menyampaikan bahwa sasaran fisik program meliputi perbaikan infrastruktur jalan, renovasi tempat ibadah, pembangunan jamban sehat, dan perbaikan rumah tidak layak huni.

Sementara itu, kegiatan non-fisik diarahkan untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap isu disintegrasi bangsa dan potensi konflik sosial. Melalui kerja sama dengan instansi terkait, Satgas TMMD telah melaksanakan penyuluhan mengenai hukum, wawasan kebangsaan, kerukunan antarumat beragama, bahaya narkoba dan radikalisme, ketahanan pangan, serta proses rekrutmen TNI AD.

Upacara pembukaan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kapuas, Dodo, S.P., unsur Forkopimda, jajaran perangkat daerah Pemkab Kapuas, perwakilan perusahaan, para camat, kepala desa, dan warga setempat.(ali)