BeritaPemkab Kotawaringin TimurPeristiwa

Pemberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Kotim Berlangsung Dalam Dua Tahap Penerbangan

2
×

Pemberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Kotim Berlangsung Dalam Dua Tahap Penerbangan

Sebarkan artikel ini
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Drs. Waren. (Photo-Normansyah)

Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Pemberangkatan jamaah haji Kabupaten Kotawaringin Timur akan dilakukan pada 1 Mei 2026 menggunakan maskapai Nam Air melalui Bandara H. Asan Sampit menuju Banjarmasin, dalam dua tahap penerbangan.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Drs. Waren, menyampaikan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) pelepasan dan pemberangkatan jamaah calon haji musim haji 1447 Hijriah yang digelar di Ruang Rapat Gedung B Setda Kotim. Dalam rapat tersebut, seluruh rangkaian keberangkatan hingga pengamanan disepakati secara rinci. “Kesimpulan rapat hari ini, pertama mengenai pelepasan jamaah haji dilaksanakan tanggal 30 April 2026 di rumah jabatan pukul 15.00 WIB oleh Bupati Kabupaten Kotim,” ujar Drs. Waren, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, pemberangkatan jamaah akan dilakukan pada 1 Mei 2026 menggunakan maskapai Nam Air melalui Bandara H. Asan Sampit menuju Banjarmasin dalam dua tahap penerbangan.  “Yang kedua pemberangkatan menggunakan pesawat Nam Air itu tanggal 1 Mei 2026, yang pertama pukul 05.00 pagi dan yang kedua pukul 07.00 pagi berangkat dari Bandara H. Asan Sampit menuju bandara di Banjarmasin, itu yang menjadi kesepakatan kita,” lanjutnya.

Untuk logistik, pemerintah daerah juga telah menyiapkan pengangkutan barang jamaah menggunakan dua truk. “Pengangkutan barang-barang jamaah haji diangkut menggunakan dua truk dari Sampit menuju Banjarmasin, berangkat tanggal 30 April pukul 07.00 pagi,” jelasnya. Adapun jumlah jamaah yang diberangkatkan dari Kotim sebanyak 167 orang yang dibagi dalam dua kelompok penerbangan. “Kloter pertama sekitar 100 jamaah di penerbangan pertama didampingi oleh pemerintah daerah dan Kementerian Agama, kemudian yang kedua ada 67 orang di penerbangan kedua juga didampingi oleh Kementerian Agama dan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan adanya prioritas bagi jamaah tertentu, termasuk yang menggunakan kursi roda.  “Untuk lima jamaah yang menggunakan kursi roda kita berangkatkan di penerbangan pertama. Pembagian penerbangan ini disesuaikan dengan prioritas yang diatur oleh Kementerian Agama, termasuk kelompok usia agar bisa memiliki waktu istirahat lebih panjang setibanya di Banjarmasin,” jelasnya.

Setibanya di Banjarmasin, jamaah akan kembali menjalani pemeriksaan kesehatan dan dokumen perjalanan. “Begitu sampai di sana akan dilakukan pengecekan lagi untuk kesehatannya dan juga paspornya dicek, sehingga kesiapan jamaah benar-benar terjamin,” tambahnya. Selain melalui jalur udara, terdapat pula empat jamaah yang akan berangkat menggunakan jalur darat sesuai kesepakatan bersama dalam rapat tersebut. Dengan seluruh persiapan yang telah dimatangkan, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berharap proses pemberangkatan jamaah haji tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jamaah sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air. (man)