Palangka Raya, eNewskalteng.com – Pemerintah Kota Palangka Raya menunjukkan keseriusan dalam menangani permasalahan sampah, khususnya selama bulan Ramadan. Peningkatan aktivitas masyarakat serta pertumbuhan penduduk menjadi faktor utama bertambahnya volume sampah. Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, HM. Khemal Nasery, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya pengelolaan dan pencegahan peningkatan sampah.
Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, volume sampah terus mengalami peningkatan sejak 2023 hingga 2025, dengan total mencapai sekitar 41.538 kiloton. Khemal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mengurangi sampah, salah satunya melalui langkah sederhana seperti memilah sampah sejak dari rumah. “Kerja sama seluruh lapisan masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan. Hal ini bisa dimulai dari hal kecil, seperti memisahkan sampah organik, anorganik, hingga sampah yang memiliki nilai ekonomis,” ujarnya saat dikonfirmasi media, Selasa (3/3/2026).
Ia menambahkan, kolaborasi dan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan sampah. Dengan langkah yang dilakukan secara konsisten, volume sampah yang diangkut ke tempat pembuangan akhir dapat diminimalkan. “Jika langkah ini dilakukan secara konsisten, maka volume sampah yang dibuang ke TPA bisa ditekan, sehingga lingkungan tetap bersih dan terjaga,” pungkasnya.(nis)












