Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Legislator Partai Keadilan Sejahtera DPRD Kotawaringin Timur, Suprianto, mengaku prihatin dari dampak efisiensi anggaran yang sangat fantastis baik di Komisi I,II, III, dan IV. Pasalnya dari pengurangan anggaran tersebut tentunya akan banyak program vital dan aspirasi masyarakat yang belum dapat didanai akibat keterbatasan fiskal dan ini harus menjadi cambuk dan pemacu semangat bagi semua pihak, Jumat (31/10/2025).
Suprianto melihat, defisit anggaran yang akan berdampak terhadap seluruh sektor program pembangunan ini menunjukkan perlunya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk memperkuat kemampuan keuangan daerah, salah satunya mengoptimalkan penggalian pendapatan asli daerah (PAD). “Berdasakan hasil rapat kompilasi, Komisi I mencatat kekurangan anggaran sebesar Rp28,5 miliar lebih untuk sektor pelayanan publik, hukum, dan pemerintahan. Komisi II melaporkan defisit Rp56,3 miliar lebih di bidang perekonomian, pertanian, dan UMKM. Sementara Komisi III menemukan kekurangan Rp108 miliar lebih untuk sektor kesejahteraan rakyat, khususnya pendidikan dan kesehatan. Sedangkan Komisi IV melaporkan defisit terbesar, yakni Rp378,7 miliar lebih untuk kebutuhan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan air bersih,” ungkapnya.
Total kekurangan anggaran ini sangat fantastis tandas Suprianto. Artinya, banyak program vital dan aspirasi masyarakat yang belum dapat didanai karena keterbatasan fiscal dan Ini harus menjadi cambuk dan pemacu semangat pihak eksekutif. “Saya mengingatkan perlu langkah dan upaya komprehensif untuk mengatasi kondisi tersebut, seraya mendesak pihak eksekutif agar bekerja lebih keras dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kotim tidak bisa lagi bergantung pada pola lama, melainkan perlu melakukan langkah-langkah inovatif dan terukur dalam mengoptimalkan sumber pendapatan daerah,” tegasnya.(man)












