Muara Teweh. eNewskalteng.com – Anggota DPRD Barito Utara Ardianto langsung menanggapi keluhan sejumlah warga di Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan terkait semakin dangkalnya air sungai Barito sebagai dampak aktifitas tambang PT EBA Muara Teweh.
Ardianto, menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap dampak pertambangan PT EBA. “Kami sangat menghargai inisiatif kegiatan pertanian ini, tetapi tidak bisa mengabaikan keluhan petani. Dampak tambang PT EBA terhadap lingkungan dan ketahanan pangan harus segera dikaji dan dievaluasi pihak berwenang,” tegas Ardianto, Minggu (3/8/2025) yang juga menjabat Sekretaris Komisi II sekaligus Ketua Badan Kehormatan DPRD Barito Utara.
Ardianto menambahkan, solusi jangka pendek yang bisa membantu petani adalah pembangunan infrastruktur irigasi, seperti embung atau cadangan air. “Kami akan mendorong pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar beban petani akibat dampak tambang bisa berkurang,” ujarnya.
Seperti diketahui, acara tanam cabai rawit dan cabai besar yang digelar Dinas Pertanian Barito Utara bersama TP PKK Barito Utara di Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan, berlangsung lancar. Namun di balik semangat kegiatan tersebut, sejumlah keluhan petani terkait dampak aktivitas tambang PT EBA turut mencuat.
Muslih, pemilik lahan 10 hektare, menyampaikan keresahannya terkait kualitas air yang semakin memburuk. “Air sungai kini keruh dan dangkal. Ini mengganggu usaha perikanan sekaligus membuat lahan pertanian tidak lagi produktif. Banyak sawah yang kini menjadi tidur,” keluhnya.
Keluhan senada disampaikan H. Ambran. Ia menuturkan, pendangkalan sungai membuat sistem irigasi sulit berfungsi. “Kami kesulitan menyiram tanaman, sementara saat musim hujan banjir justru merusak padi kami. Kondisi ini jelas memperburuk ketahanan pangan,” ujarnya.
Masyarakat Desa Trinsing berharap pemerintah daerah bersama perusahaan terkait dapat segera bertindak. Mereka menuntut jaminan keberlanjutan sektor pertanian dan perikanan serta perlindungan lingkungan hidup yang semakin terancam.
Dengan adanya perhatian dari pemerintah dan DPRD, warga berharap solusi nyata segera terwujud demi kelangsungan hidup dan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.(red)












