BeritaDPRD Palangkaraya

Komisi III DPRD Palangka Raya Soroti Potensi Besar Daur Ulang Sampah Plastik

19
×

Komisi III DPRD Palangka Raya Soroti Potensi Besar Daur Ulang Sampah Plastik

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua I Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah.

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Upaya pemanfaatan limbah plastik menjadi paving block mendapat apresiasi dari Wakil Ketua I Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Dede Ardiansyah. Menurutnya, inovasi tersebut merupakan langkah positif yang tidak hanya membantu mengurangi volume sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Dede menilai pengelolaan sampah di Kota Palangka Raya masih perlu terus ditingkatkan, khususnya dalam aspek pemanfaatan dan pengolahan kembali. Selama ini, sebagian besar sampah masih berakhir di tempat pembuangan akhir tanpa melalui proses daur ulang yang optimal.

Padahal, lanjutnya, berbagai jenis sampah memiliki potensi untuk diolah menjadi produk yang bernilai guna dan bernilai ekonomi. Salah satunya adalah limbah plastik yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan paving block. “Ini merupakan terobosan yang sangat baik karena mampu menekan jumlah sampah sekaligus menciptakan manfaat ekonomi. Ke depan, inovasi seperti ini perlu mendapat dukungan dan pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Dede, Kamis (18/6/2026).

Ia juga mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk terus melakukan pendampingan kepada kelompok masyarakat yang bergerak di bidang pengelolaan sampah. Menurutnya, pembinaan yang konsisten dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan produk-produk hasil daur ulang. Selain paving block, Dede menyebut sampah juga dapat diolah menjadi berbagai produk lain seperti kerajinan tangan, bahan bakar alternatif, hingga produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memiliki nilai jual. “Jika dikelola dengan baik, sampah tidak lagi menjadi masalah, tetapi justru menjadi sumber peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyampaikan optimisme terhadap pengembangan paving block berbahan limbah plastik. Menurutnya, produk tersebut memiliki prospek yang baik untuk dimanfaatkan lebih luas dalam pembangunan fasilitas umum. Ia menjelaskan, ribuan paving block hasil daur ulang limbah plastik telah dipasang di kawasan perkantoran Kecamatan Tangkiling sebagai bagian dari tahap uji coba. Hasilnya menunjukkan kualitas produk yang cukup baik dan mampu bertahan dalam berbagai kondisi.

Pemanfaatan paving block ramah lingkungan tersebut diharapkan dapat diperluas ke sejumlah taman kota, kawasan perkantoran, serta fasilitas publik lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan. Berdasarkan hasil pengujian di lapangan, paving block berbahan limbah plastik dinilai memiliki daya tahan yang baik dan berpotensi menjadi alternatif material konstruksi yang lebih ramah lingkungan. Inovasi ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong pengurangan sampah plastik sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat di Kota Palangka Raya.(nis)