Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Ketua Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Mariani, meminta agar pemeliharaan jalan dilakukan secara berkala sebelum terjadi kecelakaan atau korban jiwa. Artinya Pemerintah tidak hanya membangun jalan baru, tetapi juga memastikan infrastruktur yang sudah ada tetap dalam kondisi layak, Kamis (23/10/2025).
Mariani menjelaskan, kondisi sejumlah ruas jalan di wilayah Sampit khususnya kini banyak berlubang dan membahayakan pengguna. Ia meminta pemerintah daerah segera melakukan langkah nyata, bukan sekadar janji pemeliharaan rutin. “Pemeliharaan jalan jangan hanya diucapkan, tapi harus benar-benar dilakukan. Kondisi jalan yang berlubang dan tergenang air sangat membahayakan, apalagi saat malam hari. Sudah banyak warga mengeluh karena terjatuh akibat tidak melihat lubang yang tertutup air,” tegas Mariani, Kamis 23 Oktober 2025.
Politisi Partai Golkar Kotim ini menilai, pemerintah daerah tidak hanya bertanggungjawabh untuk pembangunan jalan baru, tetapi juga memastikan infrastruktur yang sudah ada secara rutin tetap dilakukan pemeliharaan serta dalam kondisi layak. Karena itu, Komisi IV DPRD Kotim meminta agar pemeliharaan dilakukan secara berkala sebelum terjadi kecelakaan atau korban jiwa. “Jangans ampai ada korban baru bertindak. Selain itu alan-jalan utama yang ramai dilalui warga seharusnya jadi prioritas perbaikan. Ini soal keselamatan masyarakat, bukan sekadar proyek fisik,” ujarnya.
Sementara itu menurut Kepapala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Penataan Ruang Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kotim, Mentana Dhinar Tistama, memastikan pihaknya secara rutin terus melakukan perbaikan jalan secara bertahap melalui sistem swakelola. “Pemeliharaan jalan kami tangani langsung lewat UPTD Pemeliharaan Jalan. Tim teknis kami bekerja setiap hari, dari Senin sampai Sabtu, untuk menutup lubang dan memperbaiki kerusakan di sejumlah titik,” jelas Mentana.(man)












