Puruk Cahu. eNewskalteng.com — Wakil Bupati Murung Raya H. Rahmanto Muhidin mengatakan, bahwa kesiapsiagaan penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama, baik itu pemerintah daerah, dunia usaha maupun masyarakat. ”Tanggung jawab penanggulangan bencana ini bukan hanya kepada pemerintah daerah, tapi tanggung jawab bersama,” kata Rahmanto kepada sejumlah wartawan usai menghadiri upacara Hari Kesiapsiagaan Bencana dan Hari Otonomi Daerah ke-29 di Halaman Kantor Bupati di Puruk Cahu, Senin (5/5/2025).
Menurut Rahmanto, Pemerintah Kabupaten Murung Raya pada 2025 ini lebih mendorong sinergi serta kolaborasi semua pihak, sehingga setiap terjadi bencana dapat dilakukan pencegahan maupun penanganan sedini mungkin.
Dalam kesempatan itu, Rahmanto juga mengatakan catatan dalam siaga bencana ini harus terlebih dahulu menyiapkan anggaran, personel serta fasilitas, dan hal tersebut sudah dilaksanakan Pemkab Murung Raya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). ”Alhamdulillah waktu pengecekan personel, sarana prasarana maupun anggaran sudah siap dan tersedia di BPBD,” sebut Rahmanto.
Dalam kesempatan itu juga dia menekankan peran dunia usaha atau swasta yang berinvestasi Murung Raya untuk turun dalam kesiapsiagaan bencana menyiapkan anggaran, peralatan maupun personel. ”Sampai hari ini pemerintah melihat yang relatif siap itu ada perusahaan Adaro dan Indo Muro Kencana. Perusahaan lain pemerintah nilai belum siap kesiapsiagaan bencananya,” tambah Rahmanto.
Maka menurutnya, melalui momentum hari kesiapsiagaan bencana ini pemerintah mengimbau, meminta serta menginstruksikan agar semua perusahaan yang berinvestasi di Murung Raya di 2025 menyiapkan personel, anggaran dan peralatan.
Agar hal tersebut bisa ditindaklanjuti oleh semua perusahaan, Rahmanto mengatakan pemerintah daerah melalui BPBD serta semua camat, turun langsung ke perusahaan-perusahaan dalam rangka memantau kesiapsiagaan mereka terhadap bencana. ”Kenapa demikian, karena tanggung jawab penanggulangan bencana bukan hanya kepada pemerintah daerah seperti yang saja jelaskan tadi, tapi tanggung jawab bersama,” demikian Rahmanto.(red)












