Kuala Kapuas. eNewskalteng.com — Pawai Budaya yang digelar Pemkab Kapuas mampu menampilkan berbagai kemegahan dan ketertiban para pesertanya yang diikuti mulai siswa TK sampai SLTA se Kabupaten Kapuas, Sabtu (26/5/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Septedy; Dandim 1011/KLK, Letkol Inf. Pamungkas Army Saputro; jajaran Forkopimda; Ketua TP-PKK Kabupaten Kapuas, Ny. Siti Saniah Wiyatno; Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora), Apollonia Septedy; serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kapuas Dodo, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas, sesuai visi dan misinya, terus berkomitmen mendorong pengembangan di berbagai sektor, khususnya seni budaya, pariwisata, kepemudaan, olahraga, dan ekonomi kreatif. Dalam rangkaian Festival Budaya Tinggang Menteng Panunjung Tarung sekaligus memperingati HUT Pemerintah Kabupaten Kapuas ke-74, Pemkab menggelar Pawai Budaya yang diikuti oleh peserta dari tingkat TK/KB, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA sederajat, bertempat di kawasan Stadion Panunjung Tarung, Kuala Kapuas.
Dodo menyampaikan, “Melalui pawai budaya ini, kita patut bersyukur karena kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Kapuas hingga saat ini berjalan dengan harmonis, rukun, damai, aman, dan penuh nilai-nilai budaya. Membangun kebersamaan serta keharmonisan di tengah keberagaman bangsa adalah sebuah keniscayaan.”
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang kebersamaan biasa, melainkan sarat dengan nilai-nilai kebudayaan yang mendalam. “Saya juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana serta semua pihak yang telah bekerja sama secara sinergis untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan acara ini,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Disparbudpora Kabupaten Kapuas, Apollonia Septedy, melaporkan bahwa pawai budaya diikuti oleh sekitar 2.500 peserta yang terbagi dalam 28 tim, berasal dari pelajar tingkat TK/KB, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, serta organisasi kepemudaan dan sanggar seni di Kabupaten Kapuas.(ali)












