BeritaEkonomiEksekutifPemprov Kalimantan Tengah

Kejaksaan dan Pemprov Kalteng Perkuat Pembinaan Koperasi hingga Tingkat Kecamatan

130
×

Kejaksaan dan Pemprov Kalteng Perkuat Pembinaan Koperasi hingga Tingkat Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Jaksa Agung Muda (JAM) Intelijen Republik Indonesia, Reda Manthovani, bersama Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran saat dimintai keterangan oleh puluhan awak media.(Photo/zen)

Palangka Raya. eNewskalteng.com – Jaksa Agung Muda (JAM) Intelijen Republik Indonesia, Reda Manthovani, bersama Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, menegaskan komitmen untuk memperkuat peran koperasi dalam mendukung perekonomian masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan Reda Manthovani kepada sejumlah wartawan usai Pembukaan Pelatihan Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Kalimantan Tengah Tahun 2025, yang digelar di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (26/9/2025).

Reda menjelaskan, pihaknya telah menetapkan target agar setiap kejaksaan minimal membina satu koperasi di tiap kecamatan. “Usaha koperasi diharapkan dapat berjalan dengan baik. Kalau sudah ada kemajuan, meskipun kecil, itu sudah menjadi capaian positif,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis dengan menggunakan mandau, senjata tradisional khas Kalimantan, sebagai tanda komitmen menjaga kearifan lokal sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.

Lebih lanjut, Reda menekankan pentingnya perusahaan yang beroperasi di Kalteng, baik di sektor perkebunan sawit, kehutanan, maupun perkayuan, untuk menjalankan usaha secara resmi sesuai aturan. “Kalau bisa menjual secara resmi itu sudah cukup. Jangan ada lagi praktik di luar aturan yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menegaskan perlunya sinergi antara pemerintah daerah, kejaksaan, dan koperasi dalam membangun ekonomi rakyat. Ia mengingatkan agar koperasi maupun pelaku usaha tidak mencari keuntungan dengan cara instan, termasuk dalam distribusi BBM dan komoditas lain.

Menurutnya, koperasi dapat menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan bila dikelola dengan baik. “Dengan modal yang relatif kecil, koperasi bisa tumbuh besar jika ditopang SDM yang mumpuni. Kami ingin menjadikan pembinaan koperasi ini sebagai kebiasaan positif berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Kalteng,” tutup H. Agustiar Sabran.(red)