Kotawaringin Timur – eNewskalteng.com – Kegiatan wisuda Sekolah Lansia Smart BKL Karya Nirantara Sampit menjadi ajang penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Program sekolah lansia disebut tidak hanya mengajarkan pola hidup aktif dan sehat, tetapi juga memberikan ruang interaksi sosial antar lansia sehingga mereka tetap terhubung dan merasa bermakna.
“Sebagaimana kita ketahui bahwa lansia adalah sebutan untuk orang-orang yang berusia rata-rata 60 tahun ke atas, baik pria maupun wanita, dan lansia merupakan tahap akhir dari siklus hidup manusia. Tahap-tahap siklus itu dimulai dari fairing nata, kemudian bayi, anak, remaja, dewasa, dan akhirnya lansia,” ujar Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kotim, dr. M. Akhya Ridzkie, Rabu 26 November 2025.
Ia menjelaskan, di Kotawaringin Timur, salah satu sekolah lansia yang aktif menjalankan program tersebut adalah Sekolah Lansia Smart, yang memiliki makna Sehat, Mandiri, Aktif, Religi, dan Tangguh. Sekolah ini berada di bawah komunitas BKL Karya Nirantara di Kelurahan Sawahan.
Saat ini jumlah siswa sekolah lansia tersebut mencapai 15 orang, terdiri dari 10 perempuan dan 5 laki-laki. Pada momentum wisuda kali ini, sebanyak 12 peserta dinyatakan lulus setelah mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran yang telah ditetapkan.
Akhya menyatakan, bahwa kegiatan wisuda ini juga menjadi ajang penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Program sekolah lansia disebut tidak hanya mengajarkan pola hidup aktif dan sehat, tetapi juga memberikan ruang interaksi sosial antarlansia sehingga mereka tetap terhubung dan merasa bermakna.
“Tujuannya adalah mewujudkan lansia berdaya dengan mendorong para wisudawan Sekolah Lansia BKR dapat berkreasi sesuai kapasitas dan kemampuannya. Mereka juga diharapkan menjadi duta lansia serta dapat menjadi fasilitator sekolah lansia di wilayahnya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, para wisudawan didorong untuk terus melanjutkan perannya dalam komunitas, terlibat dalam program-program berkelanjutan, serta membawa semangat kemandirian dan kesehatan bagi lansia lainnya.
Pemerintah daerah berharap keberadaan sekolah lansia dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan menjadi wadah pemberdayaan yang konsisten.
“Dengan dukungan berbagai pihak, program sekolah lansia di Kotawaringin Timur diharapkan terus berkembang sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup, martabat, dan kebahagiaan para lansia, sehingga mereka dapat menikmati usia senja dengan lebih bermakna,” pungkasnya. (man)












