BeritaPemprov Kalimantan Tengah

Kalaksa BPBPK Prov. Kalteng Laporkan Kondisi Banjir Yang Terdampak di 6 (Enam) Kabupaten

291
×

Kalaksa BPBPK Prov. Kalteng Laporkan Kondisi Banjir Yang Terdampak di 6 (Enam) Kabupaten

Sebarkan artikel ini
Kalaksa BPBPK Prov. Kalteng, Ahmad Toyib saat menyampaikan Laporan. (Photo/MMC Kalteng)

Palangka Raya. eNewskalteng.com – Dalam menanggapi perkembangan bencana Banjir di Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Provinsi bersama seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Prov. Kalteng melakukan Rapat Koordinasi, di Aula Jayang Tingang kantor Gubernur Kalteng, Kamis (30/1/2025).

 

Terlihat Rapat Koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, membahas tentang Ruas Jalan Bukit Piti – Bawan – Kuala Kurun dan Penanggulangan Bencana yang terjadi di beberapa Kabupaten.

 

Kepala Pelaksana BPBPK Prov. Kalteng, Ahmad Toyib melaporkan perkembangan bencana Banjir yang terjadi di 6 (enam) Kabupaten, yaitu Kab. Pulang Pisau, Kab. Kapuas, Kab. Barito Selatan, Kab. Murung Raya, dan Kab. Gunung Mas, serta Kab. Kotawaringin Timur.

 

“Untuk kondisi 6 (enam) Kabupaten tersebut diantaranya, 2 (dua) Kab. Kapuas dan Kab. Barito Selatan masih belum surut, sedangkan 4 (empat) Kabupaten lainnya yaitu Gunung Mas, Kotim, Murung Raya, dan Pulang Pisau kondisinya sudah surut,”ujarnya.

 

Toyib juga menerangkan, bahwa Bencana Banjir tersebut berdampak pada delapan Kecamatan, sekitar 18 Desa/Kelurahan, dan 4.221 KK, sekitar 10.476 jiwa.

 

“Hingga saat ini, dua Kabupaten yang terdampak seperti Kab. Kapuas dan Barito Selatan belum menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir,” tambahnya.

 

Selain bencana Banjir, Toyib juga menambahkan bahwa telah terjadi bencana Tanah Longsor yang telah mengakibatkan korban jiwa.

 

“Perlu kami sampaikan bahwa bencana Tanah Longsor terjadi di Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Pulang Pisau. Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Gunung menewaskan dua orang korban yang terjebak, dan belum ditemukan. Sedangkan di Kabupaten Pulang Pisau tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

 

Di tempat yang sama, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran mengatakan bahwa, Rapat Koordinasi ini sebagai salah satu langkah yang diambil untuk menemukan solusi pada persoalan yang terjadi saat ini.

 

H. Sugianto Sabran, menghimbau kepada seluruh Pj. Bupati untuk segera bergerak mengambil langkah – langkah cepat dan responsif dalam menangani dampak bencana banjir.

 

“Segera bantu masyarakat yang terdampak banjir. Gunakan APBD Kab/Kota dan libatkan unsur Forkopimda,” tegasnya.

 

Orang Nomor satu di Kalteng tersebut, memastikan bahwa semua masyarakat yang terdampak bencana Banjir untuk mendapatkan bantuan sebagaimana mestinya.

 

Gubernur juga mengimbau kepada seluruh instansi untuk memperhatikan Peringatan Dini yang dikeluarkan oleh BMKG, untuk disebarluaskan kepada masyarakat. (YZ)