BeritaPemprov Kalimantan Tengah

Gubernur Kalteng Hadiri Gerakan Tanam Padi Secara Serentak di 14 Provinsi

184
×

Gubernur Kalteng Hadiri Gerakan Tanam Padi Secara Serentak di 14 Provinsi

Sebarkan artikel ini
Tanam Padi Secara Serentak di Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. (Photo/ASP&RZD)

Palangka Raya, eNewskaltenng.com – Gubernur Kalimatan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menghadiri Gerakan Tanam Padi Secara Serentak di 14 Provinsi Sentra Utama Padi secara virtual dengan Presiden Republik Indonesia (RI) dan Menteri Pertanian RI dari Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (23/04/2025).

 

Gerakan tanam serentak ini dalam rangka percepatan Swasembada Pangan TA. 2025 di Prov. Kalteng.

 

‎Dalam sambutannya secara virtual, Presiden Prabowo Subianto optimis menyampaikan Indonesia tidak hanya menargetkan swasembada pangan tetapi juga mengangkat cita-cita agar Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.

 

Pada kesempatan tersebut, Presiden memberikan apresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua unsur yakni Menteri Pertanian dan jajaran, seluruh stakeholders, Gubernur, Bupati, Pemimpin di Daerah dan Kelompok Tani.

 

“Para petani kita adalah kelompok produsen, kelompok yang menghasilkan panen padi untuk seluruh bangsa Indonesia”, tutur Presiden.

 

Presiden Prabowo juga menegaskan komitmennya terhadap pemerataan ekonomi nasional.

 

“Kekayaan bangsa ini tidak boleh hanya dinikmati oleh segelintir orang saja. Kekayaan dan hasil pembangunan harus dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh rakyat Indonesia”, pungkasnya.

 

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para petani di seluruh penjuru tanah air. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pertanian Indonesia tidak lepas dari kerja keras, ketekunan, dan dedikasi para petani.

 

Di sela-sela menghadiri Gerakan Tanam Padi Secara Serentak, Gubernur H. Agustiar Sabran menyampaikan pencapaian penting dalam program percepatan tanam.

 

“Secara nasional, kita ditargetkan menanam 45.000 hektar, dan hari ini kita sudah mencapai 23.000 hektar. Target kita adalah 100.000 hektar untuk tahun ini,” ucap Agustiar.

 

Harapan Gubernur, pencapaian ini tidak hanya menjadi angka di atas kertas, tetapi menjadi inspirasi dan semangat bagi seluruh masyarakat untuk terus bergerak bersama dalam membangun kedaulatan pangan Indonesia.

 

Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini menyampaikan pesan yang menyentuh dan membangkitkan semangat, khususnya bagi generasi muda. Ia menegaskan agar jangan pernah malu menjadi petani. Menurutnya, di tengah era modern ini, bertani dan berkebun bukanlah pekerjaan yang tertinggal oleh zaman, melainkan profesi yang strategis, mulia, dan sangat menentukan masa depan bangsa. “Kita harus bangga menjadi bagian dari gerakan pangan nasional”, tutupnya. (Y)