Palangka Raya, eNewaskalteng.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menegaskan bahwa derasnya arus investasi yang masuk ke daerah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Investasi tidak boleh semata berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi wajib berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat.
Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, mengatakan kebijakan investasi daerah diarahkan agar sejalan dengan kepentingan publik, termasuk penciptaan lapangan kerja, pemerataan pembangunan, serta perlindungan lingkungan hidup. “Kami menyambut baik investasi yang masuk ke Kalimantan Tengah. Namun yang paling penting, investasi tersebut harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat, bukan hanya untuk segelintir pihak,” tegas Agustiar Sabran di Palangka Raya, kepada sejumlah awak media, baru-baru tadi.
Menurutnya, investasi yang ideal adalah investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat lokal. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan bersikap selektif dan tegas dalam mengawal setiap rencana penanaman modal. “Investasi bukan sekadar mengejar angka pertumbuhan ekonomi. Yang lebih utama adalah bagaimana investasi itu menciptakan lapangan kerja, membangun infrastruktur daerah, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Agustiar juga menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memastikan hak-hak masyarakat, khususnya masyarakat lokal dan masyarakat adat, tidak terabaikan akibat aktivitas investasi. “Kami tidak ingin ada investasi yang justru merugikan masyarakat atau merusak lingkungan. Pemerintah daerah akan memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” katanya.
Ia menambahkan, Kalimantan Tengah memiliki potensi sumber daya alam yang besar dan menjadi daya tarik bagi investor. Namun, pengelolaan potensi tersebut harus dilakukan secara berkelanjutan dan bertanggung jawab. “Kalimantan Tengah terbuka bagi investor, tetapi harus berkomitmen membangun daerah dan menyejahterakan masyarakat. Itu prinsip yang tidak bisa ditawar,” tandasnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan serta mendorong investasi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan seluruh masyarakat.(kaer)












