BeritaEksekutifPemkab PalangkarayaPeristiwa

GAMKI Kalteng Tegaskan Komitmen Lawan Radikalisme dalam Workshop FKUB Palangka Raya

80
×

GAMKI Kalteng Tegaskan Komitmen Lawan Radikalisme dalam Workshop FKUB Palangka Raya

Sebarkan artikel ini
Workshop radikalisme, terorisme, dan intoleransi yang digelar FKUB Kota Palangka Raya di Hotel Aurila Palangka Raya.(Photo/z)

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kalimantan Tengah menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kerukunan antarumat beragama dengan mengikuti workshop mengenai radikalisme, terorisme, dan intoleransi yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Palangka Raya. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 5 Desember 2025, di Hotel Aurila Palangka Raya dan dihadiri tokoh lintas agama, pemuda, serta sejumlah organisasi masyarakat sipil.

Wakil Sekretaris DPD GAMKI Kalteng, Fiteli, yang hadir mewakili Ketua GAMKI Kalteng, mengatakan bahwa partisipasi GAMKI dalam kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan organisasi dalam menjaga stabilitas sosial dan keharmonisan di Kalimantan Tengah. Menurutnya, ancaman radikalisme dan intoleransi dapat menyasar siapa saja, terutama kalangan generasi muda yang aktif dalam ruang digital.

“Kami memandang penting bagi anak muda untuk memahami persoalan radikalisme dan terorisme secara komprehensif. Pengetahuan ini akan membantu mereka lebih peka terhadap potensi penyebaran ideologi berbahaya di lingkungan sekitar,” jelas Fiteli.

Workshop tersebut menghadirkan para ahli yang menyampaikan pemahaman mendalam terkait pola penyebaran radikalisme, perkembangan jaringan terorisme, serta strategi yang dapat diterapkan masyarakat untuk mencegah pengaruh ideologi ekstrem. Para pemateri juga menyoroti bentuk-bentuk intoleransi yang kerap muncul dalam interaksi sosial sehari-hari serta cara membangun sikap inklusif di tengah keberagaman.

Selain sesi materi, peserta juga mengikuti diskusi kelompok untuk saling bertukar pengalaman mengenai upaya pencegahan radikalisme di komunitas masing-masing. Diskusi itu menghadirkan berbagai perspektif dari pemuda, tokoh agama, hingga aktivis masyarakat sipil.

Fiteli berharap kolaborasi antara organisasi keagamaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat semakin diperkuat melalui kegiatan semacam ini. Ia menegaskan bahwa menjaga nilai-nilai kebangsaan merupakan tanggung jawab bersama.

“Keragaman adalah kekuatan kita. Karena itu, GAMKI mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus merawat Pancasila, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan sikap toleran demi Kalimantan Tengah yang damai,” pungkasnya.(Zen)

Penulis : Zendrato

Editor : Andi Kadarusman