BeritaEksekutifPemkab Katingan

Era Digitalisasi 5.0, Bunda PAUD Katingan: Guru Harus Bernalar Kritis, Bukan Mengajar Setengah Hati

169
×

Era Digitalisasi 5.0, Bunda PAUD Katingan: Guru Harus Bernalar Kritis, Bukan Mengajar Setengah Hati

Sebarkan artikel ini
Bunda PAUD, Guru dan Literasi Kabupaten Katingan, Sumiati Saiful saat menyampaikan sambutan.(Photo/ist)

Kasongan. eNewskalteng.com — Tantangan pendidikan di era digitalisasi 5.0 menuntut guru untuk memiliki keterampilan bernalar kritis, berpikir kreatif, dan terus belajar tanpa henti. Hal itu ditegaskan Bunda PAUD, Guru  dan Literasi Kabupaten Katingan, Sumiati Saiful, saat membuka pelatihan pembelajaran mendalam di Aula Dinas Pendidikan Katingan, Senin (11/8/2025). “Pembelajaran mendalam menekankan praktik daripada teori, melibatkan siswa aktif, dan memberi pengalaman belajar yang membuat mereka mampu berpikir logis dan kreatif,” jelasnya.

Ia mengibaratkan guru di era digital sebagai CPU yang membutuhkan input cerdas untuk menghasilkan output berkualitas. Namun, Sumiati juga mengkritisi kedisiplinan sebagian guru. “Masih ada yang mengajar seminggu, lalu libur seminggu dengan alasan pekerjaan lain. Komitmen ini harus diperkuat, bahkan saya berharap ada sumpah jabatan guru,” tegasnya.

Dalam upaya mengangkat literasi, ia mengungkapkan PKK Pokja II akan membangun pojok buku di berbagai titik. Menurutnya, rendahnya literasi dipicu oleh penggunaan gawai yang berlebihan, masalah gizi, serta lemahnya kemampuan bernalar. “Kita ingin anak Katingan tumbuh sehat, cerdas, dan berkarakter,” pungkasnya.(dan)