BeritaDPRD Palangkaraya

DPRD Palangka Raya Minta Fasilitas Kesehatan Siaga Hadapi Dampak Kabut Asap

4
×

DPRD Palangka Raya Minta Fasilitas Kesehatan Siaga Hadapi Dampak Kabut Asap

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua I Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Salundik.

Palangka Raya, eNewskalteng.com — DPRD Kota Palangka Raya meminta pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan menyusul kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi memicu gangguan kesehatan masyarakat.

Wakil Ketua I Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Salundik, mengatakan kesiapan layanan kesehatan penting untuk mengantisipasi peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama bagi masyarakat yang terdampak langsung oleh asap. “Kami mendorong agar masyarakat yang terdampak kabut asap dapat segera memperoleh penanganan apabila mengalami gangguan kesehatan,” kata Salundik, Jumat (25/9/2026).

Menurutnya, kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki keluhan atau riwayat gangguan pernapasan perlu mendapat perhatian lebih selama kondisi kualitas udara terganggu. Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya telah menyiapkan ruang oksigen di 11 puskesmas. Fasilitas tersebut berada di Puskesmas Pahandut, Bukit Hindu, Jekan Raya, Panarung, Marina Permai, Kereng Bangkirai, Kalampangan, Menteng, Tangkiling, Rakumpit, dan Kayon.

Selain puskesmas, pelayanan kesehatan juga didukung 30 puskesmas pembantu (pustu) yang tersebar di sejumlah kelurahan.

Salundik menyebut DPRD terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memantau perkembangan kasus ISPA. Data kasus dilaporkan setiap hari sebagai bahan evaluasi kondisi kesehatan masyarakat di tengah paparan asap karhutla. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak ada kebutuhan mendesak. Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.

DPRD berharap kesiapan fasilitas kesehatan dan pemantauan kondisi masyarakat dapat terus diperkuat selama kualitas udara masih terdampak kabut asap. “Bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah, gunakan masker untuk mengurangi risiko paparan asap,” imbaunya.

Masyarakat yang mulai mengalami keluhan kesehatan, seperti batuk, sesak napas, maupun gangguan pernapasan lainnya, diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan. “Yang terpenting, masyarakat tetap waspada dan menjaga kesehatan selama kondisi udara belum sepenuhnya membaik,” tutupnya. (nis)