BeritaDPRD Kota Waringin TimurLegislatif

DPRD  Kotim Akan Telusuri Dugaan Kades Lampuyang Jarang Masuk Kantor Saat Jam Dinas

86
×

DPRD  Kotim Akan Telusuri Dugaan Kades Lampuyang Jarang Masuk Kantor Saat Jam Dinas

Sebarkan artikel ini
Wahito Fajriannor, Anggota DPRD Kotawaringin Timur.

Kotawaringin Timur, eNewskalteng.com – Adanya informasi terkait Kepala Des (Kades) Lampuyang Kecamatan Teluk Sampit yang disebut jarang masuk kantor mendapat perhatian serius jajaran Komisi I DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Mereka menyatakan akan menelusuri kebenaran laporan tersebut, Kamis (13/11/2025).

Anggota Komisi I DPRD Kotim, Wahito Fajriannoor, berjanji bahwa pihaknya akan segera mengumpulkan informasi dan keterangan awal dari warga maupun perangkat desa sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.

“Tentunya kami akan mencari tahu dulu informasi awal dari masyarakat seraya mengingatkan laporan ini tidak boleh diabaikan. Absennya pemimpin desa bisa berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik. Banyak urusan administratif warga seperti surat menyurat, bantuan sosial, hingga pengajuan pembangunan bisa terhambat karena tidak adanya kehadiran pimpinan,” imbuhnya.

Ia menegaskan, kepala desa merupakan ujung tombak pelayanan publik di tingkat paling bawah. Karena itu, seorang kades harus mampu menjadi contoh kedisiplinan dan hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat ada kegiatan seremonial.

“Terpenting pula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kotawaringin Timur juga tidak tinggal diam dan harus turun tangan agar masyarakat tahu pemerintah tidak tutup mata. Pengawasan terhadap kinerja kepala desa dan perangkatnya perlu diperkuat agar pelayanan kepada warga tetap berjalan baik,” imbuhnya.

Tidak hanya terkait kedisiplinan, Politisi Partai Demokrat ini juga menyoroti transparansi pembangunan desa. Ia menilai banyak persoalan muncul karena kurangnya komunikasi antara aparat desa dengan masyarakat.

“Pembangunan desa harus dikomunikasikan secara terbuka. Jangan sampai masyarakat merasa tidak tahu-menahu tentang proyek yang ada di wilayahnya,” ujarnya.

“Pemerintah itu adalah pelayan masyarakat, bukan justru minta dilayani. Jadi, kehadiran kepala desa di tengah masyarakat itu sangat penting. Jangan sampai rakyat merasa pemimpinnya tidak ada ditempat saat dibutuhkan warganya,” pungkasnya. (man)

Penulis : Normansyah

Editor  : Andi Kadarusman