BeritaDPRD KaltengLegislatif

DPRD Kalteng Dukung Penguatan Modal dan Ekspansi Bisnis Bank Kalteng

17
×

DPRD Kalteng Dukung Penguatan Modal dan Ekspansi Bisnis Bank Kalteng

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering.

Palangka Raya, eNewskalteng.com — Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menilai kinerja Bank Kalteng terus menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi pelayanan, penguatan permodalan, maupun ekspansi jaringan usaha. Penilaian tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kalteng bersama jajaran Bank Kalteng yang membahas hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 serta evaluasi program dan kegiatan tahun 2026.

Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering, menyebut Bank Kalteng sebagai bank kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, perkembangan dan kesehatan bank daerah tersebut menjadi perhatian bersama DPRD karena keberadaannya tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai sumber pendapatan daerah melalui pembagian dividen kepada pemerintah daerah sebagai pemegang saham. “Sejauh ini kami melihat Bank Kalteng berada pada jalur yang tepat, baik dari aspek pelayanan, pengembangan usaha, perluasan jaringan maupun tingkat kesehatan perbankan,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan ketentuan yang berlaku, Bank Kalteng saat ini telah memenuhi persyaratan permodalan dan masuk dalam kategori Bank Buku II dengan modal yang mencapai sekitar Rp3,7 triliun sehingga mampu menjaga daya saing dan memperkuat posisi perusahaan di sektor perbankan nasional. Dalam RUPS Tahun Buku 2025, para pemegang saham juga menyepakati sejumlah keputusan strategis untuk mendukung pengembangan usaha perusahaan pada masa mendatang. Salah satu keputusan tersebut adalah pembagian dividen sebesar 50 persen dari laba bersih tahun buku 2025 yang tercatat mencapai Rp368,5 miliar. Sementara 50 persen sisanya dialokasikan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan Bank Kalteng.

Menurut Yohanes, keputusan tersebut merupakan langkah yang tepat mengingat kondisi ekonomi nasional masih memberikan tekanan terhadap kapasitas fiskal pemerintah daerah yang sebagian besar merupakan pemegang saham Bank Kalteng. Selain penguatan modal, DPRD juga menyambut positif langkah ekspansi usaha yang dilakukan Bank Kalteng melalui pembukaan kantor cabang di Jakarta. Ia menilai keberadaan cabang di ibu kota menjadi terobosan penting yang dapat memperluas jaringan bisnis, meningkatkan pelayanan kepada nasabah, sekaligus memperkuat eksistensi Bank Kalteng di tingkat nasional. “DPRD mendukung berbagai langkah strategis yang dilakukan manajemen selama bertujuan memperkuat daya saing dan meningkatkan kontribusi Bank Kalteng terhadap pembangunan daerah,” pungkasnya.(kaer)