Palangka Raya. eNewskalteng.com – Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Pipit Setyorini, mendorong perempuan di Kalteng untuk terus meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan kualitas diri agar mampu mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah.
Menurut Pipit, perempuan memiliki posisi strategis dalam berbagai aspek kehidupan. Peran tersebut tidak hanya terbatas pada lingkungan keluarga, tetapi juga dapat diperluas ke sektor sosial, ekonomi, pemerintahan, hingga dunia usaha.
“Perempuan Kalteng harus terus mengembangkan kemampuan agar semakin produktif dan memiliki daya saing yang kuat di berbagai bidang,” ujar Pipit, Sabtu (8/8/2026).
Ia menilai peningkatan kompetensi perempuan perlu dilakukan secara konsisten seiring dengan perkembangan zaman dan semakin beragamnya tantangan yang dihadapi masyarakat. Dengan keterampilan yang memadai, perempuan akan lebih siap memanfaatkan peluang yang tersedia.
Pipit mengatakan pemberdayaan perempuan harus diarahkan untuk menciptakan sumber daya manusia yang mandiri, memiliki kemampuan bersaing, serta mampu berkontribusi terhadap pembangunan.
“Pemberdayaan perempuan harus menghasilkan sumber daya manusia yang mandiri, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan pembangunan,” katanya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, ia meminta pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan memperluas akses dan program pemberdayaan perempuan. Semakin banyak ruang yang diberikan, semakin besar pula peluang perempuan untuk mengembangkan potensi dan menghasilkan karya.
Menurutnya, dukungan lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong perempuan agar lebih berani mengambil kesempatan, baik dalam bidang pekerjaan, kewirausahaan maupun kegiatan sosial.
“Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar perempuan memiliki ruang yang lebih luas untuk berkembang dan berkarya,” lanjutnya.
Pipit juga menilai perempuan yang memiliki kemandirian dan kemampuan yang baik tidak hanya memberikan manfaat bagi dirinya sendiri. Keterlibatan mereka dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Karena itu, berbagai program peningkatan kapasitas perempuan perlu dilakukan secara berkelanjutan, termasuk melalui pelatihan keterampilan, pengembangan usaha, peningkatan akses ekonomi, serta kesempatan untuk berpartisipasi dalam berbagai bidang pembangunan.
“Keberhasilan pemberdayaan perempuan merupakan bagian penting dari kemajuan Kalimantan Tengah. Karena itu, pemberdayaan perempuan perlu terus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.












