BeritaDPRD PalangkarayaEkonomiLegislatifPeristiwa

DPRD Dorong Langkah Preventif Hadapi Karhutla dan Krisis Air Bersih

6
×

DPRD Dorong Langkah Preventif Hadapi Karhutla dan Krisis Air Bersih

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi.

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Suhu udara di Kota Palangka Raya mulai terasa lebih terik memasuki pertengahan April. Kondisi ini jadi penanda musim kemarau segera tiba, sekaligus alarm bagi warga untuk bersiap menghadapi dua ancaman rutin, yaitu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta berkurangnya pasokan air bersih.

Menanggapi itu, Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan sejak dini. Ia menegaskan periode kemarau selalu jadi masa rawan karhutla yang dampaknya merembet ke lingkungan dan kesehatan warga. “Menghadapi musim kemarau, karhutla memang sering menjadi ancaman. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk tidak sembarangan membakar lahan. Sekecil apa pun lahan yang dibakar, risikonya bisa jadi kebakaran besar yang susah dikendalikan,” kata Hasan, saat dikonfirmasi (20/4/2026).

Hasan mengingatkan bahwa karhutla bukan hanya sekedar merusak lingkungan, tetapi juga berdampak ke kesehatan hingga mengganggu aktivitas masyarakat. “Ketika terjadi kebakaran, bukan soal lingkungan saja dampaknya. Karena akan memunculkan kabut asap, dimana akan mengganggu semua aktivitas. Termasuk sekolah, bandara, dan yang lainnya,” ujarnya.

Selain karhutla, stok air bersih juga menjadi sorotan. Hasan mengajak warga mulai membiasakan pola hidup hemat air dari sekarang. “Kalau sudah kemarau, debit air pasti mengalami penurunan. Maka dari itu, mulai sekarang kita biasakan pakai air secukupnya. Untuk masak, mandi, nyuci, seperlunya,” tambahnya. Ia juga mendorong pemda dan instansi terkait untuk memberikan sosialisasi . Menurutnya, sosialisasi ke masyarakat dan pengawasan lapangan harus digencarkan, terutama di titik-titik yang rawan terbakar.(nis)