BeritaDPRD Barito UtaraKesehatanLegislatif

DPRD Apresiasi Langkah Dinkes Barut dalam Monev TBC, Dorong Sinergi Lintas Sektor

100
×

DPRD Apresiasi Langkah Dinkes Barut dalam Monev TBC, Dorong Sinergi Lintas Sektor

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRDE Barito Utara, H. Nurul Anwar.

Muara Teweh, eNewskalteng.com — Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Nurul Anwar, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Pertemuan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Tuberkulosis (TBC) Tahun 2025 yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara.

Anggota Fraksi PKB DPRD Barito Utara ini menilai kegiatan tersebut sebagai langkah penting dalam memperkuat upaya penanggulangan TBC di daerah. Ia menegaskan bahwa dukungan lintas sektor, termasuk peran legislatif, sangat dibutuhkan agar target nasional eliminasi TBC dapat tercapai. “Kami sangat mengapresiasi Dinas Kesehatan atas inisiatif dan keseriusannya dalam menggelar Monev ini. TBC bukan hanya persoalan medis, tetapi juga sosial. Karena itu, keterlibatan semua pihak, termasuk DPRD, sangat penting dalam mendukung program ini,” ujar Nurul Anwar, Senin (13/10/2025).

Ia menyebutkan bahwa masih tingginya angka kasus TBC di Indonesia, termasuk di Barito Utara, harus menjadi perhatian bersama. Dengan 227 kasus yang ditemukan sepanjang tahun 2025, diperlukan langkah nyata dan sinergis untuk menekan angka penularan. “Kami mendorong agar hasil Monev ini tidak hanya menjadi catatan di atas kertas, tetapi ditindaklanjuti dengan aksi konkret, baik dari Dinkes, Puskesmas, maupun rumah sakit. Terutama dalam memperkuat investigasi kontak dan cakupan terapi pencegahan,” tegasnya.

Nurul juga menambahkan bahwa DPRD siap memberikan dukungan dalam bentuk kebijakan maupun anggaran, khususnya untuk memperkuat promosi kesehatan serta meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan di lapangan. “Kami di DPRD siap bersinergi, termasuk dalam penguatan regulasi dan alokasi anggaran bagi program TBC. Edukasi masyarakat harus terus digencarkan agar tidak ada lagi stigma dan penolakan terhadap terapi pencegahan,” lanjutnya.

Ia berharap pertemuan Monev seperti ini dapat dilakukan secara rutin dan menjadi forum evaluasi yang konstruktif dengan melibatkan tidak hanya tenaga kesehatan, tetapi juga unsur pemerintahan desa dan tokoh masyarakat. “TBC bisa dicegah dan disembuhkan, tapi butuh kerja bersama. Kami percaya, jika semua pihak bergerak bersama, Barito Utara dapat mencapai target eliminasi TBC,” pungkasnya.(red)