BeritaPemkab Palangkaraya

DPKP Kota Palangka Raya Gelar Gerakan Pangan Murah, Stabilkan Harga Jelang HUT Kemerdekaan 

120
×

DPKP Kota Palangka Raya Gelar Gerakan Pangan Murah, Stabilkan Harga Jelang HUT Kemerdekaan 

Sebarkan artikel ini
Kadis DPKP Kota Palangka Raya, Sugiyanto. (Photo/z)

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Terlihat ramai dan antusiasme masyarakat Kota Palangka Raya menghadiri Gerakan Pangang Murah yang di inisiasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palangka Raya.

 

Kegiatan ini dirangkai dalam peringatan HUT ke-80 RI Tahun 2025, bertempat di Halaman Dinas Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Jum’at (15/8/2025).

 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palangka Raya, Sugiyanto, mengatakan Gerakan Pangan Murah ini selain merupakan kegiatan rutin, juga salah satu bentuk kepedulian pemerintah untuk memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang perayaan kemerdekaan.

 

‎“Kegiatan GPM ini yang ke enam kali, sekaligus rangkaian peringatan kemerdekaan Indonesia yang ke-80. DPKP sendiri pada pagi hari ini merayakan dengan kegiatan jalan sehat dan dilanjutkan dengan Gerakan Pangan Murah,” Kata Sugiyanto.

 

 

Lebih lanjut, Ia mengatakan kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Bulog Kota Palangka Raya, Dinas Perikanan dan Dinas Lingkungan Hidup yang menggelar penukaran sampah menjadi sembako.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palangka Raya, Yusianto Umar, menyebut kegiatan ini rutin yang masih di gelar oleh DPKP Kota Palangka Raya, Tujuannya adalah untuk memperluas akses kepada masyarakat untuk memperoleh harga pangan yang terjangkau.

 

Lebih lanjut, Ia juga menjelaskan ada sebanyak 7 (tujuh) vendor yang tergabung dalam kegiatan GPM ini, seperti Bulog, KTI, ID Food, Borma, Dinas Perikanan dan UMKM.

 

“Beberapa UMKM pada kesempatan ini juga ada dalam pasar tani. Dan hadir juga Dinas Lingkungan Hidup yang menggelar penukaran sampah menjadi sembako,” jelas Yusianto.

 

Dijelaskannya, untuk barang-barang yang dijual utama adalah barang kebutuhan pokok, seperti beras, telur, minyak goreng, bawang, gula, terigu, dan daging ayam dan ikan.

 

“Untuk beras SPHP dijual dengan harga Rp. 60.000/per 5kg, Gula dari harga Rp. 15.000/perKg, Minyak goreng Rp. 16.000/per liter dan bawang merah Rp. 28.000/setengah kilo, dan telur Rp. 55.000/pertabak,”tambahnya.

 

 

Dirinya juga menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk tidak cemas dengan gejolak harga, bahwa pemerintah selalu hadir memperluas akses pangan murah bagi masyarakat. (Y)