Kasongan, eNewskalteng.com – Kegiatan mendongeng yang digelar di halaman Bagian Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Katingan, Jumat (5/12/2025), berubah menjadi momentum penting bagi upaya penguatan literasi anak usia dini di daerah tersebut. Puluhan siswa PAUD terlihat antusias mengikuti cerita yang dibawakan Bunda Literasi Katingan, Sumiati Saiful. Mereka duduk rapi, mengikuti setiap alur cerita, menunjukkan perhatian penuh, dan menanggapi bagian-bagian menarik dengan ekspresi spontan indikasi awal keterlibatan kognitif dan emosional yang kuat.
Mendongeng dipilih sebagai pendekatan karena terbukti menjadi salah satu metode paling efektif dalam membangun fondasi literasi. Literatur perkembangan anak menunjukkan bahwa paparan bahasa lisan yang kaya, ritmis, dan interaktif dapat meningkatkan perkembangan kosakata, kemampuan memahami cerita, serta membangun kebiasaan membaca sejak tahap usia dini. Dalam kegiatan tersebut, interaksi antara pendongeng dan anak-anak terlihat alami; perubahan intonasi, gestur, dan momen tanya-jawab sederhana membantu menjaga fokus sekaligus merangsang imajinasi.
Bunda Literasi Sumiati Saiful menegaskan bahwa penanaman minat baca harus dimulai sejak dini agar menjadi kebiasaan jangka panjang. “Minat baca tidak hadir begitu saja. Ia dibentuk dari pengalaman positif dan berulang, salah satunya melalui dongeng. Aktivitas sederhana ini mampu memantik rasa ingin tahu anak,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa anak yang terbiasa mendengarkan cerita cenderung lebih mudah beralih kepada buku dan memiliki kesiapan literasi yang lebih baik ketika memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
Sumiati juga berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada perayaan momen tertentu. Menurutnya, agar berdampak signifikan, mendongeng harus diintegrasikan ke dalam program berkelanjutan yang melibatkan sekolah, guru PAUD, keluarga, dan komunitas literasi. “Dongeng sering membuat anak penasaran. Dari rasa penasaran itu, lahir dorongan untuk mencari, membaca, dan memahami lebih jauh,” katanya.
Kabag Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Katingan menyatakan pihaknya akan membawa kegiatan ini ke dalam agenda rapat dan menjadikannya program rutin. Ia menilai pendekatan mendongeng bukan hanya hiburan, tetapi bagian dari strategi pendidikan literasi yang sejalan dengan kebutuhan perkembangan anak. Pihaknya juga berencana memperluas kegiatan ke sekolah-sekolah PAUD untuk memastikan akses yang merata. “Kami akan mensosialisasikan dan menjadikannya program berkelanjutan. Literasi perlu dibangun melalui pengalaman yang menyenangkan, dan mendongeng terbukti menjadi pintu masuk yang efektif,” ujarnya.
Kegiatan hari itu menghadirkan gambaran bahwa literasi tidak harus dimulai dari buku tebal atau metode formal. Justru melalui medium sederhana seperti cerita, anak-anak mendapat kesempatan mengenal bahasa, struktur narasi, dan proses berpikir awal. Jika diikuti dengan komitmen yang konsisten serta pelibatan berbagai pihak, kegiatan mendongeng dapat berkembang menjadi intervensi literasi dini yang bernilai strategis bagi Kabupaten Katingan. Di tengah tantangan rendahnya minat baca, langkah kecil seperti ini mampu membuka jalan bagi terbentuknya budaya belajar yang lebih kuat di masa datang.(Zen)
Penulis : Zendrato
Editor : Andi Kadarusman












