Palangka Raya, eNewskalteng.com – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Ferry Khaidir, menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital secara maksimal untuk memperkuat promosi sektor pariwisata daerah.
Menurutnya, di era serba digital saat ini, strategi promosi wisata tidak bisa lagi mengandalkan cara konvensional, melainkan harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi.
“Era digital menuntut kita lebih adaptif dalam memperkenalkan potensi wisata melalui media daring,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).
Ferry menjelaskan, berbagai platform digital seperti website, media sosial, hingga aplikasi pariwisata memiliki peran strategis dalam menjangkau wisatawan lebih luas, termasuk dari mancanegara.
“Semua kanal digital harus dimanfaatkan untuk menarik perhatian wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri,” tegasnya.
Ia menilai, kunci keberhasilan promosi pariwisata tidak hanya pada frekuensi unggahan, tetapi juga pada kualitas konten yang disajikan.
“Video, foto, dan narasi kreatif yang menampilkan keindahan alam serta budaya lokal akan lebih efektif menarik minat wisatawan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ferry mengingatkan bahwa promosi digital harus dilakukan secara profesional dengan strategi pemasaran yang matang agar mampu membangun citra positif destinasi wisata daerah.
“Kampanye digital harus dirancang dengan strategi yang terukur dan konsisten agar hasilnya optimal,” katanya.
Ia juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, dan komunitas kreatif dalam memperkuat ekosistem promosi digital.
“Kolaborasi lintas sektor sangat penting agar upaya promosi pariwisata berjalan efektif dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Selain itu, ia berharap pemerintah daerah turut memberikan pendampingan serta pelatihan digital bagi para pelaku usaha wisata agar lebih siap bersaing di era modern.
“Dengan penguasaan teknologi, pelaku wisata lokal akan lebih percaya diri memasarkan produknya,” ucapnya.
Ferry optimistis, jika dikelola dengan serius, pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi motor penggerak utama dalam peningkatan kunjungan wisatawan sekaligus pertumbuhan ekonomi daerah.
“Digitalisasi promosi bisa menjadi kunci kemajuan pariwisata dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.












