BeritaPemkab Katingan

Desa Galinggang Siap Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

1
×

Desa Galinggang Siap Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Sebarkan artikel ini
Desa Galinggang Katingan penduduknya sebagian besar hidup di pinggiran bantaran sungai.(Foto/ist)

Kasongan, eNewskalteng.com — Desa Galinggang, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, menyatakan kesiapan menjadi Kampung Nelayan Merah Putih. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Kepala Desa Galinggang, Sarkawi mengatakan, kondisi geografis desanya sangat mendukung pengembangan kampung nelayan. Wilayah tersebut berada tidak jauh dari muara sungai, dipengaruhi arus pasang surut, serta memiliki banyak danau yang potensial untuk perikanan tangkap. “Desa kami sangat siap menjadi Kampung Nelayan Merah Putih,” ujarnya kepada media ini, Kamis (5/11/2026).

Menurutnya, sebagian besar nelayan di Galinggang masih mengandalkan kegiatan penangkapan ikan secara tradisional. Hasil tangkapan umumnya dijual dalam kondisi hidup, sedangkan ikan yang mati diolah menjadi ikan kering. “Biasanya nelayan menjual ikan tangkapan yang masih hidup. Sementara yang mati dijadikan ikan kering,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pengolahan hasil perikanan masih terkendala keterbatasan sarana pendukung, terutama pabrik es dan jaringan listrik yang hingga kini belum menjangkau desa tersebut. Padahal, sekitar 90 persen penduduk Desa Galinggang menggantungkan penghidupan dari sektor perairan. Karena itu, ia berharap apabila desanya ditetapkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih, pemerintah dapat menyalurkan bantuan sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat. “Kami sangat berharap jika kampung kami menjadi Kampung Nelayan Merah Putih, bantuan bisa dikucurkan untuk mendukung aktivitas nelayan,” pungkasnya.

Ia berharap program tersebut tidak hanya meningkatkan produktivitas nelayan, tetapi juga membuka peluang pengolahan hasil tangkapan dan meningkatkan nilai ekonomi perikanan masyarakat Desa Galinggang. Dengan ISPU berada pada angka 104, masyarakat diharapkan tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan membatasi aktivitas luar ruangan yang tidak mendesak hingga kualitas udara kembali membaik.(red)