DPRD Barito UtaraLegislatif

Dampak Tambang PT EBA Makin Parah, DPRD Barut Desak Evaluasi Menyeluruh di Desa Trinsing

104
×

Dampak Tambang PT EBA Makin Parah, DPRD Barut Desak Evaluasi Menyeluruh di Desa Trinsing

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Komisi II DPRD Barito Utara, Ardianto.

Muara Teweh, eNewskalteng.com – Sekretaris Komisi II DPRD Barito Utara, Ardianto, mendesak pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dampak lingkungan akibat aktivitas pertambangan PT EBA di Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan.

Menurutnya, keluhan petani yang terus berulang tidak boleh diabaikan dan harus dijawab dengan langkah konkret, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Desakan tersebut disampaikan Ardianto saat menghadiri kegiatan tanam cabai rawit dan cabai besar bersama Dinas Pertanian dan TP PKK Barito Utara, Sabtu (2/8/2025). Meski kegiatan berlangsung lancar, para petani tetap diliputi kekhawatiran mendalam atas dampak buruk pertambangan. “Kami sangat menghargai kegiatan pertanian ini, tetapi tidak bisa menutup mata terhadap keluhan petani. Aktivitas tambang PT EBA telah memengaruhi kualitas air, produktivitas lahan, bahkan mengancam ketahanan pangan masyarakat. Ini harus segera dievaluasi secara menyeluruh oleh pihak berwenang,” tegas Ardianto, yang juga menjabat Ketua Badan Kehormatan DPRD Barito Utara.

Sejumlah petani menyampaikan keresahan mereka. Muslih, pemilik lahan 10 hektare, mengaku air sungai kini keruh dan dangkal, merusak usaha perikanan sekaligus membuat lahan pertanian tak lagi produktif. Hal senada diungkapkan H. Ambran, yang menilai sistem irigasi semakin sulit berfungsi dan banjir kerap merusak tanaman padi saat musim hujan.

Ardianto menilai, solusi jangka pendek seperti pembangunan embung atau sistem cadangan air harus segera diprioritaskan. “Kami akan mendorong pemerintah daerah membenahi infrastruktur irigasi sekaligus melakukan kajian lingkungan yang komprehensif terhadap aktivitas tambang ini,” ujarnya.

Masyarakat Desa Trinsing berharap sikap tegas DPRD dapat menjadi langkah awal menuju perubahan nyata. Mereka menuntut jaminan keberlanjutan sektor pertanian dan perikanan serta perlindungan lingkungan hidup yang kini semakin terancam.(red)