KUALA KAPUAS, eNewskalteng.com – Polres Kapuas menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema Optimalisasi Peningkatan Kesadaran Masyarakat Guna Mencegah Eskalasi Karhutla dalam Rangka Memelihara Kamtibmas Kondusif, Senin (14/9/2026).
Wakapolres Kapuas Kompol Susilowati menegaskan, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari kepolisian, pemerintah, masyarakat adat hingga perusahaan. “Penanganan karhutla merupakan tugas bersama. Tidak hanya polisi atau pemerintah daerah, tetapi harus melibatkan seluruh unsur,” ujarnya.
FGD juga menekankan pentingnya mengutamakan pencegahan sebelum kebakaran terjadi. Kepala Pelaksana BPBD Kapuas Pangeran S Pandiangan menyebut pencegahan perlu menjadi prioritas karena penanganan karhutla membutuhkan anggaran besar. Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 TA 2026 Arofiek Aprilian Riswanto turut mendorong pelibatan masyarakat dan masyarakat adat dalam upaya pencegahan.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Kapuas Suhartoyo mengusulkan agar lahan yang rawan terbakar saat musim kemarau diarahkan menjadi lahan produktif sehingga dapat meningkatkan perekonomian sekaligus mendorong masyarakat menjaga lahannya. Melalui sinergi dan langkah pencegahan yang konkret, Polres Kapuas berharap potensi karhutla dapat ditekan, lingkungan tetap terjaga, serta kamtibmas di Kabupaten Kapuas tetap kondusif (Ali)












