BeritaEksekutifPemkab Kotawaringin Timur

Camat Baamang Ingatkan Pentingnya Ketepatan Prosedur dan Transparansi Dalam Penyusunan Usulan Pembangunan

75
×

Camat Baamang Ingatkan Pentingnya Ketepatan Prosedur dan Transparansi Dalam Penyusunan Usulan Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Camat Baamang Sufiansyah, saat memberikan arahan pada Musrenbang tingkat Kelurahan Baamang Tengah, Jumat (12/12/2025). (Foto-Normansyah)

Kotawaringin Timur, eNewsalteng.com – Camat Baamang Sufiansyah menegaskan pentingnya ketepatan prosedur dan transparansi dalam penyusunan usulan pembangunan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Baamang Tengah Tahuin Anggaran 2027, Jumat 12 Desember 2025.

 

Sufiansyah menekankan, bahwa Musrenbang wajib dilaksanakan secara partisipatif, inklusif, dan melibatkan kelompok rentan. Ia mengapresiasi Musrenbang Baamang Tengah yang telah memenuhi kuorum dengan kehadiran perempuan lebih dari 30 persen.

 

“Musrenbang harus transparan dan akuntabel. Usulan yang disepakati benar-benar yang dibutuhkan masyarakat, bukan formalitas,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, penganggaran kelurahan meliputi pembiayaan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat, serta telah ada surat dari Baperrida terkait pelaksanaan Musrenbang tingkat kelurahan dan penyusunan RKPD Kabupaten di kecamatan untuk tahun 2027 mendatang.

 

“Untuk hibah baik keagamaan maupun hibah lainnya, BKAD sudah menyampaikan agar seluruh pengajuan dilengkapi proposal dan akta notaris. Seperti dulu koperasi Merah Putih, itu bisa dianggarkan lewat APBD Kabupaten karena berkasnya lengkap,” tegas Sufiansyah.

 

Dalam arahannya, ia juga menyebut bahwa Jalan Christopel Mihing di Baamang telah masuk dalam dana pokok pikiran (pokir) anggota DPRD tahun 2026 untuk pemeliharaan drainase. Ia berharap jalan-jalan lainnya juga diusulkan untuk pencucian drainase, terutama yang kondisinya tertutup endapan.

 

“Untuk jalan yang bangunannya masih sedikit di pinggir, lebih baik diusulkan pelebaran drainase. Kalau sudah padat bangunan, akan lebih sulit penanganannya,” katanya.

 

Sufiansyah turut meminta agar penambahan penerangan jalan di Jalan Kenan Sandan dimasukkan dalam usulan Musrenbang, mengingat kebutuhan penerangan sangat penting bagi keamanan dan aktivitas warga.

 

Selain itu, ia menyoroti persoalan limpasan air dari Kecamatan MB Ketapang dan Telawang yang masuk ke Baamang melalui area Lingkar Utara, menjadi salah satu penyebab genangan.

 

“Saya sudah berkomunikasi dengan Pak Gubernur terkait pemeliharaan drainase di Lingkar Utara. Ini harus segera ditangani,” tambahnya.

 

Mengakhiri penyampaiannya, Sufiansyah juga mengajak para ibu untuk kembali mengaktifkan program-program pemanfaatan kawasan yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga.

 

Menurutnya, pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat harus berjalan seimbang agar hasil Musrenbang benar-benar memberikan manfaat luas. (man)