BeritaPemkab Murung Raya

Bupati Murung Raya Heriyus Apresiasi 55 Lansia yang Lulus dari Sekolah Gita Uluh Itah

7
×

Bupati Murung Raya Heriyus Apresiasi 55 Lansia yang Lulus dari Sekolah Gita Uluh Itah

Sebarkan artikel ini
Bupati Murung Raya, Heriyus, saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara Wisuda Sekolah Lansia “Gita Uluh Itah” Tahun 2026.(Photo/Diskominfo)

Puruk Cahu, eNewskalteng.com – Bupati Murung Raya, Heriyus, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara Wisuda Sekolah Lansia “Gita Uluh Itah” Tahun 2026 yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk KB) Kabupaten Murung Raya. Kegiatan yang berlangsung di Aula Cahai Ondui Tingang, Gedung B, Rabu (5/8/2026), tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap para lanjut usia yang telah menyelesaikan pendidikan dan pembelajaran selama enam bulan.

Sekolah Lansia “Gita Uluh Itah” sendiri menjadi wadah pembelajaran sekaligus pemberdayaan bagi masyarakat lanjut usia. Program tersebut diharapkan mampu mendorong para lansia untuk tetap aktif, sehat, mandiri, serta memiliki kegiatan positif di tengah kehidupan bermasyarakat. Tahun ini, sebanyak 55 peserta dinyatakan lulus dan mengikuti prosesi wisuda. Mereka terdiri dari 33 lulusan jenjang S1 dan 22 lulusan jenjang S2. Wisuda 2026 merupakan angkatan ketiga sejak program Sekolah Lansia “Gita Uluh Itah” mulai dilaksanakan pada 2024.

Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan rangkaian pembelajaran. Ia menilai pencapaian tersebut menunjukkan bahwa keinginan untuk menuntut ilmu dan mengembangkan diri tidak dibatasi oleh usia. “Belajar tidak pernah mengenal batas usia. Semangat untuk terus menambah ilmu, menjaga kesehatan, memperkuat kebersamaan dan tetap berkarya merupakan teladan yang sangat berharga bagi generasi muda,” ujar Heriyus.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya dilihat dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Heriyus menyebut pembangunan keluarga merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang kuat dan tangguh. Hal tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempersiapkan kualitas masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.

Ia menilai keberadaan Sekolah Lansia memiliki manfaat yang cukup luas. Selain menjadi tempat memperoleh pengetahuan, program tersebut dapat menjadi ruang bagi para lansia untuk saling berbagi pengalaman, mempererat hubungan sosial, serta meningkatkan kualitas kehidupan. Melalui program tersebut, pemerintah berharap dapat mewujudkan lansia yang SMART, yakni sehat, mandiri, aktif, produktif, dan tetap memiliki martabat dalam kehidupan bermasyarakat. “Pemerintah Kabupaten Murung Raya berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pembangunan keluarga, termasuk penguatan Sekolah Lansia sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia,” kata Heriyus.

Ia berharap para lulusan Sekolah Lansia “Gita Uluh Itah” tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan program tersebut. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat terus diterapkan serta dibagikan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar. Kegiatan wisuda tersebut turut dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah M. Iqbal Apliasyah, Kepala DP3A Dalduk KB Murung Raya Firman Prihatin, Camat Murung Ivan Sugita, perwakilan TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan, Kepala Sekolah Lansia “Gita Uluh Itah” Sholihatul Amaliyah, serta sejumlah tamu undangan.(red)