BeritaEkonomiEksekutifPemkab Kapuas

BPK RI Lakukan Pemeriksaan Pendahuluan Kinerja Ketahanan Pangan di Kabupaten Kapuas

57
×

BPK RI Lakukan Pemeriksaan Pendahuluan Kinerja Ketahanan Pangan di Kabupaten Kapuas

Sebarkan artikel ini
Suasana kegiatan Sampling Daerah dan Fasilitasi Pemeriksaan Lapangan Pendahuluan Kinerja Ketahanan Pangan di Kabupaten Kapuas.(Photo/diskominfo)

Kuala Kapuas, eNewskalteng.com — Tim Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas melaksanakan kegiatan Sampling Daerah dan Fasilitasi Pemeriksaan Lapangan Pendahuluan Kinerja Ketahanan Pangan di Kabupaten Kapuas. Kegiatan berlangsung pada Rabu (5/11/2025) pagi di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas. Kegiatan ini dihadiri perwakilan BPK RI dan Bappenas, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas dari sejumlah perangkat daerah. Hadir di antaranya Kepala Bapperida Ahmad Saribi, Kepala BKAD Marlina Kasyfiatie, Kepala Dinas Pertanian Edi Dese, Kepala DKPP Vitrianson, Kepala Diskominfosantik Hartoni U. Sawang, Plt. Inspektur Daerah Arnes Satyari Perwitajati, serta Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kapuas.

Pemeriksaan pendahuluan ini bertujuan menilai efektivitas perencanaan, pemantauan, dan evaluasi pemenuhan ketersediaan serta keterjangkauan pangan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional tahun 2023–2025. Kabupaten Kapuas menjadi salah satu daerah sampling yang dikaji dalam pemeriksaan tersebut.

Perwakilan BPK RI, Ikawani Girsang, dalam paparannya menjelaskan bahwa pemeriksaan ini menilai sejauh mana pelaksanaan program ketahanan pangan di daerah berjalan efektif, termasuk koordinasi dengan kementerian serta lembaga terkait. Lingkup pemeriksaan meliputi kebijakan, perencanaan, evaluasi program ketahanan pangan, serta peran pemerintah daerah dalam mendukung Food Estate atau Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP).

Sementara itu, Kepala Bapperida Kapuas Ahmad Saribi memaparkan bahwa perekonomian Kabupaten Kapuas menunjukkan tren positif pascapandemi. Pada tahun 2024, laju pertumbuhan ekonomi mencapai 4,95 persen, lebih tinggi dari rata-rata Provinsi Kalimantan Tengah meskipun masih di bawah tingkat nasional. “Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih menjadi tulang punggung utama perekonomian daerah,” jelasnya.

Dari sisi pembangunan jangka panjang, Pemkab Kapuas telah menetapkan visi daerah melalui RPJPD 2025–2045: Kapuas Sejahtera 2045, Maju, Unggul, Mandiri, dan Berkelanjutan.

Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kapuas menyampaikan bahwa konsumsi pangan masyarakat Kapuas berada dalam kategori baik, meski masih sedikit di bawah standar nasional. Konsumsi didominasi oleh padi-padian, pangan hewani, minyak dan lemak, serta gula. Tingkat keragaman konsumsi pangan juga cukup baik dengan skor Pola Pangan Harapan (PPH) mencapai 87,4.

Kepala Dinas Pertanian Kapuas, Edi Dese, menambahkan bahwa sejak 2020 Kapuas menjadi salah satu daerah pelaksana Program Strategis Nasional di bidang ketahanan pangan melalui pengembangan Food Estate yang kini dikenal sebagai KSPP. “Program ini dijalankan untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian melalui intensifikasi dan ekstensifikasi. Ekstensifikasi dilakukan untuk menambah luas lahan sawah baru,” pungkasnya.(ali)