SHENYANG, Xinhua, eNewskalteng.com – BMW Group resmi memulai produksi massal baterai tegangan tinggi generasi keenam di Shenyang, Provinsi Liaoning, Tiongkok timur laut, Kamis (15/10). Langkah ini menjadi bagian penting dari strategi elektrifikasi dan penguatan produksi lokal perusahaan di pasar Tiongkok.
Presiden sekaligus CEO BMW Brilliance Automotive Ltd., Birgit Boehm, mengatakan produksi baterai tersebut mendukung peluncuran kendaraan berbasis teknologi Neue Klasse di Tiongkok. Pengembangan ini memanfaatkan kemampuan perusahaan dalam penelitian dan pengembangan, rekayasa, pengadaan, serta manufaktur di Shenyang.
Proyek baterai tersebut menelan investasi sebesar 10 miliar yuan atau sekitar 1,49 miliar dolar AS. Teknologi yang digunakan mengandalkan desain sel baterai silinder berukuran besar, dengan dukungan kerja sama bersama produsen baterai Tiongkok, termasuk CATL dan EVE Energy. Shenyang menjadi basis produksi terbesar BMW Group di dunia. Sejak 2010, perusahaan telah menginvestasikan lebih dari 120 miliar yuan di wilayah tersebut. Pada Mei 2026, BMW Brilliance Automotive juga mencatat produksi kendaraan ke-7 juta.
Ketua Dewan Direksi BMW AG, Milan Nedeljkovic, menyebut dukungan infrastruktur industri dan iklim bisnis di Shenyang menjadi faktor yang mendorong perusahaan melanjutkan investasinya. Ia juga menilai basis produksi tersebut mencerminkan kerja sama industri antara Tiongkok dan mitra asing. Pada hari yang sama, BMW mengumumkan bahwa model i3 terbaru yang dikembangkan khusus untuk pasar Tiongkok mampu menempuh jarak 1.213 kilometer tanpa pengisian ulang.
BMW berencana menghadirkan hampir 20 model baru dan model pembaruan dengan teknologi Neue Klasse di pasar Tiongkok hingga 2027. Perusahaan juga menargetkan lebih dari 95 persen kendaraan BMW yang dijual di Tiongkok diproduksi secara lokal pada 2030. Selain memperkuat pasar domestik, BMW tengah mempertimbangkan perluasan ekspor kendaraan buatan Shenyang ke sejumlah pasar luar negeri, termasuk Asia Tenggara. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memperdalam kerja sama dan mempercepat pengembangan kendaraan listrik.(red)












