Palangka Raya, eNewskalteng.com – Momentum libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menjadi perhatian kalangan legislatif di Kota Palangka Raya. Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan di sektor pariwisata seiring meningkatnya jumlah kunjungan masyarakat ke berbagai destinasi.
Menurutnya, lonjakan wisatawan saat libur Lebaran harus diantisipasi dengan kesiapan petugas di lapangan. Profesionalitas, kata dia, tidak hanya tercermin dari kemampuan bekerja, tetapi juga dari kejelasan identitas serta sikap dalam melayani pengunjung. “Petugas harus memiliki atribut atau tanda pengenal resmi agar masyarakat mudah mengenali siapa yang bertugas. Ini penting untuk membangun kepercayaan dan menghindari kesan pelayanan yang tidak terorganisir,” ujarnya, Minggu (23/3/2026).
Ia juga menyoroti pentingnya penampilan petugas yang rapi dan sopan sebagai bagian dari citra pelayanan publik, khususnya di kawasan wisata yang ramai dikunjungi. “Pelayanan bukan hanya soal menjalankan tugas, tetapi juga menyangkut etika. Cara berpakaian, sikap, hingga interaksi dengan pengunjung harus mencerminkan profesionalitas,” tambahnya.
Lebih lanjut, Arif menegaskan bahwa petugas nonpegawai dinas juga harus memiliki legalitas yang jelas. Keberadaan surat keputusan (SK) atau identitas resmi dinilai penting agar masyarakat mengetahui bahwa mereka merupakan petugas yang sah dan bertanggung jawab.
Dengan adanya standar pelayanan yang baik, ia berharap pengelolaan destinasi wisata selama libur Idulfitri dapat berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman bagi pengunjung. Ia pun menyatakan dukungan terhadap langkah Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menerbitkan surat edaran terkait pengelolaan kegiatan wisata selama libur Lebaran. Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan wisatawan.(nis)












