Muara Teweh. eNewskalteng.com — Desa Lemo I, Kecamatan Teweh Tengah, menarik perhatian publik dengan terobosannya dalam memanfaatkan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk mendukung sektor pendidikan. Melalui program Bantuan Siswa Berprestasi dan Subsidi Pembayaran Semester Perguruan Tinggi, desa ini membuktikan bahwa anggaran desa dapat berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Tercatat 24 mahasiswa asal Desa Lemo I telah menerima subsidi pembayaran semester, sementara penghargaan untuk siswa berprestasi diberikan kepada peringkat 1 hingga 3 di tingkat pendidikan dasar hingga menengah. Program ini menjadi bukti bahwa desa mampu menjadi ujung tombak kemajuan pendidikan jika dikelola dengan visi yang tepat.
Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman AB, mengapresiasi langkah progresif tersebut. Ia menyebut Desa Lemo I sebagai contoh nyata bagaimana kebijakan desa dapat menjadi instrumen strategis untuk menciptakan generasi unggul. “Program ini sangat penting dan patut dicontoh. Desa Lemo I tidak hanya menghargai prestasi akademik, tetapi juga mendorong kelanjutan pendidikan tinggi bagi anak-anak desa. Ini adalah investasi nyata untuk masa depan,” ujar politisi Partai Demokrat yang akrab disapa Athink, Sabtu (9/8/2025).
Patih Herman menegaskan, keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan stakeholder pendidikan. Ia berharap desa-desa lain bisa belajar dari Lemo I dalam menggunakan ADD untuk sektor yang berkelanjutan seperti pendidikan. “Desa Lemo I membuktikan bahwa ADD bukan hanya untuk infrastruktur fisik, tetapi juga bisa membangun infrastruktur manusia. Ini pendekatan pembangunan yang menyentuh akar persoalan kemiskinan dan kesenjangan,” tambahnya.
Langkah inovatif ini menandai pergeseran paradigma pemanfaatan dana desa dari pembangunan fisik semata menuju investasi jangka panjang melalui pendidikan. Dengan cara ini, Lemo I tidak hanya membangun hari ini, tetapi juga menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi warganya.(red)












