BeritaEksekutifKesehatanPemkab KatinganPemprov Kalimantan Tengah

Bupati Katingan Saiful Apresiasi Peran Strategis Bidan Dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

197
×

Bupati Katingan Saiful Apresiasi Peran Strategis Bidan Dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Bupati Kabupaten Katingan Saiful.

Kasongan. eNewskalteng.com  – Dalam rangka Peringatan Hari Bidan Nasional Tahun 2025, Bupati Katingan Saiful, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh bidan di Kabupaten Katingan atas kontribusi mereka dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.  “Para bidan tidak hanya membantu persalinan, tetapi juga menjadi penyuluh kesehatan, pendamping keluarga, dan agen perubahan dalam menjaga kesehatan Masyarakat. Bidan juga merupakan pilar penting dalam sistem pelayanan kesehatan primer, terutama di daerah terpencil.,” ungkap Saiful kepada sejumlah awak media, Selasa (24/6/2025).

Apresiasi tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2019 tentang Kebidanan, yang menegaskan bahwa bidan adalah tenaga kesehatan strategis yang memberikan pelayanan kebidanan secara mandiri, kolaboratif, dan berkesinambungan. UU ini juga menekankan pentingnya perlindungan hukum dan peningkatan kompetensi bagi profesi bidan.

Lebih lanjut, Bupati Saiful menekankan bahwa peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak merupakan prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Katingan.

Hal ini juga selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024, yang menetapkan penguatan pelayanan kesehatan ibu dan anak sebagai salah satu sasaran utama pembangunan kesehatan nasional. “Target penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) hanya dapat dicapai jika tenaga kesehatan, khususnya bidan, didukung secara sistematis baik dari aspek regulasi, pelatihan, maupun sarana prasarana,” jelas Saiful.

Dalam konteks global, peran bidan juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya  “Menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi semua orang di segala usia”, dengan target menurunkan rasio kematian ibu hingga kurang dari 70 per 100.000 kelahiran hidup.

Melalui peringatan Hari Bidan Nasional ini, Pemerintah Kabupaten Katingan menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem pelayanan kebidanan melalui peningkatan kapasitas tenaga bidan, distribusi yang merata, dan pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan. “Kami berharap peran bidan semakin diperkuat, tidak hanya sebagai pelaksana teknis, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pencapaian indikator pembangunan kesehatan,” tutup Saiful. (dan)