BeritaEksekutifPemkab Palangkaraya

Kadisnaker Kota Palangka Raya Tanggapi Wacana Penghapusan Persyaratan Batas Usia dalam Melamar Pekerjaan

191
×

Kadisnaker Kota Palangka Raya Tanggapi Wacana Penghapusan Persyaratan Batas Usia dalam Melamar Pekerjaan

Sebarkan artikel ini
Amandus Frenaldy

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palangka Raya, Amandus Frenaldy yang memberikan pandangannya terkait wacana penghapusan persyaratan batas usia dalam melamar pekerjaan yang disampaikan oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer menuai berbagai tanggapan dari daerah.

Dalam pernyataannya, Amandus menegaskan bahwa segala kebijakan yang menyangkut ketenagakerjaan tetap harus merujuk pada ketentuan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

“Terdapat undang-undang yang menjadi dasar dalam menetapkan standar pekerjaan, termasuk soal batas usia. Oleh karena itu, keputusan seperti penghapusan batas usia harus disesuaikan dengan regulasi yang berlaku secara nasional,” ujarnya, Kamis (1/5/2025)

Terkait program-program yang saat ini yang akan dijalankan oleh Disnaker Palangka Raya, pihaknya akan memperkenalkan dunia kerja melalui kegiatan pengenalan lapangan kerja usia dini.

“Itu bukan magang usia dini, tapi pengenalan. Kalau memperkerjakan, itu melanggar aturan,” tegasnya.

Amandus menambahkan bahwa tujuan utama dari pengenalan lapangan kerja ini adalah untuk membekali anak-anak sejak dini agar siap menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.

Ia mencontohkan negara-negara seperti Cina dan Jepang yang sudah mulai menerapkan sistem pendidikan kejuruan sejak usia TK, guna membentuk kemandirian dan daya saing generasi muda.

Menurutnya, Indonesia perlu mulai menyesuaikan kurikulum pendidikan agar lebih mengarah pada peminatan siswa. Dengan begitu, para lulusan nantinya tidak lagi kebingungan menentukan langkah setelah menyelesaikan pendidikan.

“Kita ingin saat mereka lulus, mereka tahu mau ke mana. Mau kerja atau kuliah, sudah ada jalurnya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya program tracer study di dunia pendidikan, yang bertujuan untuk melacak keberadaan alumni. Termasuk status pekerjaan mereka.

Amandus mengatakan bahwa sekolah maupun perguruan tinggi yang baik adalah yang mampu memetakan kondisi alumninya serta membangun jaringan yang mendukung karier mereka.(y)