Palangka Raya, eNewskalteng.com – Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya, Akhmad Husain, melalui Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mahdi Suryanto, memimpin rapat kerja awal tahun bersama para camat, sekretaris kecamatan, dan lurah se-Kota Palangka Raya, Rabu (8/1/2025). Rapat berlangsung di Ruang Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya.
Mahdi menjelaskan bahwa rapat ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus melakukan konsolidasi awal tahun di jajaran pemerintahan kecamatan dan kelurahan. Ia menyebut kegiatan ini merupakan langkah strategis dari Pj Wali Kota untuk memperkuat koordinasi lintas sektor pemerintahan di tingkat bawah.
“Rapat ini merupakan langkah strategis dari Pj Wali Kota untuk menyatukan para camat, lurah, dan sekretaris kecamatan. Selain menjaga hubungan yang baik, juga untuk mengevaluasi kinerja mereka,” ujarnya.
Evaluasi kinerja menjadi fokus utama dalam pertemuan tersebut. Mahdi menegaskan pentingnya para camat dan lurah memahami secara mendalam tugas pokok, fungsi, kewenangan, serta tanggung jawab masing-masing sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Mereka harus memiliki pemahaman mendalam tentang apa yang menjadi tanggung jawab mereka, sesuai dengan regulasi yang berlaku,” tegas Mahdi.
Selain evaluasi, rapat juga membahas berbagai langkah strategis menjelang pelantikan Wali Kota definitif. Mahdi menekankan pentingnya inovasi dan terobosan nyata dalam pelayanan publik, agar keberadaan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Camat dan lurah diharapkan tidak hanya fokus pada tugas rutin, tetapi juga memiliki rencana kerja yang langsung berdampak pada masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, yang menjadi inti dari nilai-nilai Aparatur Sipil Negara (ASN). Mahdi menilai bahwa camat dan lurah merupakan garda terdepan dalam menyampaikan layanan kepada masyarakat secara ikhlas dan profesional.
“Pelayanan terbaik kepada masyarakat adalah tujuan utama kami,” ujarnya.
Menutup rapat, Mahdi memberikan penekanan khusus mengenai integritas dan dedikasi dalam menjalankan amanah jabatan. Ia tak segan memberikan peringatan bagi pejabat yang tidak mampu bekerja secara maksimal.
“Jika merasa tidak mampu atau tidak siap, lebih baik mundur. Tugas ini memerlukan dedikasi penuh,” tandasnya.(man)












