Kuala Kapuas. eNewskalteng.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, ramah, dan layak bagi anak. Komitmen ini ditegaskan oleh Bupati Kapuas, HM Wiyatno, dalam kegiatan Verifikasi Lapangan Hybrid Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2025, yang berlangsung di Aula Bapperida Kapuas, Selasa (27/5/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Penjabat Sekretaris Daerah Kapuas Usis I. Sangkai, Ketua TP PKK Kapuas Hj. Siti Saniah Wiyatno, Anggota DPRD Kapuas Arhensa Mullah Muhammad, Kepala Dinas P3APPKB Kapuas dr. Tri Setyautami, serta perwakilan dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Verifikasi Lapangan Hybrid merupakan tahap lanjutan dalam proses evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak, yang sebelumnya telah melalui penilaian mandiri dan verifikasi administrasi. Proses ini dilaksanakan oleh Tim Verifikator dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, Bupati Wiyatno mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian Kabupaten Kapuas yang berhasil meraih predikat Kabupaten Layak Anak Kategori Pratama selama dua tahun berturut-turut. “Pencapaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus memperkuat fondasi yang telah dibangun demi mewujudkan Kabupaten Kapuas sebagai tempat yang benar-benar layak bagi anak,” ujar Wiyatno.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan tekadnya untuk terus memperkuat peran Gugus Tugas KLA melalui integrasi program lintas sektor yang berpihak pada kepentingan terbaik anak. Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif anak-anak melalui Forum Anak Daerah, yang berfungsi sebagai pelopor dan pelapor dalam pembangunan yang inklusif. “Kami akan terus membangun kolaborasi dengan sektor swasta, media, masyarakat, serta berbagai lembaga lainnya, melalui deklarasi dukungan terhadap KLA yang telah kami lakukan. Inovasi akan terus kami dorong dalam rangka memastikan pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kapuas,” tambahnya.
Seluruh langkah ini, menurut Wiyatno, merupakan perwujudan dari visi pembangunan Kabupaten Kapuas yang BERSINAR: Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman, dan Religius.(ali)












