BeritaPemprov Kalimantan Tengah

Pertemuan Strategis Berbagai Aspirasi, Gubernur Agustiar Sabran Gelar Hasupa Hasundau Bersama Komisi V DPR RI

232
×

Pertemuan Strategis Berbagai Aspirasi, Gubernur Agustiar Sabran Gelar Hasupa Hasundau Bersama Komisi V DPR RI

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menggelar acara Hasupa Hasundau bersama Komisi V DPR RI di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng. (Photo/IST)

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran menggelar acara Hasupa Hasundau bersama Komisi V DPR RI, di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Senin (14/4/2025). Pertemuan strategis ini menjadi wadah penting untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi daerah, khususnya terkait kebutuhan percepatan pembangunan infrastruktur di Bumi Tambun Bungai.

 

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas kunjungan kerja Komisi V DPR RI ke Kalteng. Ia menyebut bahwa kehadiran Komisi V membawa harapan besar bagi percepatan pembangunan, terutama di sektor transportasi dan konektivitas antar wilayah.

 

Menurutnya, infrastruktur perhubungan seperti jalan, jembatan, pelabuhan, dan fasilitas transportasi lainnya memiliki dampak strategis sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menegaskan, semakin baik konektivitas, maka semakin besar peluang kemajuan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.

 

Kunjungan Komisi V DPR RI ini juga melibatkan mitra kerja dari berbagai kementerian dan lembaga seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Kementerian Desa, Kementerian Perumahan dan Permukiman, BMKG, Basarnas, hingga PT Angkasa Pura I. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi infrastruktur di Kalteng dan merumuskan dukungan nyata dari pemerintah pusat.

 

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengawal kebutuhan infrastruktur di Kalimantan Tengah sebagai bagian dari pemerataan pembangunan nasional. “Kami ingin mendengar langsung dari daerah, agar kebijakan yang disusun benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

 

Melengkapi diskusi strategis tersebut, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, turut menyampaikan pentingnya konektivitas dalam menunjang sektor pendidikan. Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak bisa dilepaskan dari peningkatan kualitas layanan pendidikan di daerah-daerah terpencil.

 

“Banyak sekolah di wilayah pelosok yang membutuhkan akses jalan layak untuk mobilitas guru dan distribusi sarana belajar. Oleh karena itu, kami sangat mendukung langkah Gubernur untuk memperjuangkan infrastruktur perhubungan, karena hal ini berdampak langsung pada kemajuan pendidikan,” ujar Reza.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini Pemprov Kalteng tengah mendorong peningkatan sarana pembelajaran digital di sekolah-sekolah. “Namun tanpa akses transportasi yang baik, distribusinya akan terhambat. Jadi kolaborasi lintas sektor ini sangat penting,” tegasnya.

 

Reza menutup pernyataannya dengan optimisme bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah akan mempercepat pembangunan manusia di Kalimantan Tengah, menyongsong Indonesia Emas 2045. (Y)