PALANGKA RAYA, eNewskalteng.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong peningkatan kapasitas dan pengetahuan nelayan melalui kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Senin (26/10/2026).
Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalteng, Sri Widanarni, disampaikan bahwa kegiatan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Tematik dan SLCN bertujuan meningkatkan pengetahuan petani dan nelayan dalam menentukan waktu tanam, mengantisipasi risiko, serta merencanakan aktivitas melaut dengan aman.
Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas dan pendapatan masyarakat yang bergerak di sektor pertanian dan perikanan.
Melalui SLCN, para nelayan diharapkan mampu memahami informasi cuaca dan kondisi perairan sebagai dasar dalam menentukan waktu melaut yang tepat.
Ia mengatakan bahwa pengetahuan tersebut penting untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem sekaligus meminimalkan risiko keselamatan saat melakukan aktivitas penangkapan ikan.
Dengan pemahaman yang lebih baik terhadap informasi cuaca, nelayan diharapkan semakin tangguh dan mandiri dalam menjalankan usaha perikanan. Selain itu, peningkatan kapasitas nelayan juga diharapkan dapat mendukung kesejahteraan masyarakat serta pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor kelautan dan perikanan agar masyarakat nelayan mampu beradaptasi terhadap perubahan kondisi cuaca dan menghadapi berbagai tantangan dalam aktivitas melaut.
(Yz)












