BeritaDPRD PalangkarayaLegislatif

Aspirasi Jalan dan Drainase Mendominasi Reses, DPRD Palangka Raya Pastikan Pembangunan Bertahap

5
×

Aspirasi Jalan dan Drainase Mendominasi Reses, DPRD Palangka Raya Pastikan Pembangunan Bertahap

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi.

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Perbaikan jalan dan drainase masih menjadi salah satu kebutuhan infrastruktur yang paling banyak disuarakan masyarakat Kota Palangka Raya. Hal tersebut terlihat dari hasil reses anggota DPRD Kota Palangka Raya di sejumlah daerah pemilihan (dapil).

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, mengatakan berbagai aspirasi masyarakat dari Dapil I, II, dan III telah dihimpun dan disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-1 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026/2027.

Menurutnya, banyaknya usulan terkait jalan dan drainase menunjukkan bahwa infrastruktur dasar masih menjadi kebutuhan penting masyarakat.

“Perbaikan infrastruktur sangat berkaitan dengan aktivitas masyarakat sehari-hari, mulai dari kelancaran mobilitas hingga upaya mengurangi genangan air ketika musim penghujan,” ujar Subandi.

Ia menyebut sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat telah mulai ditindaklanjuti Pemerintah Kota Palangka Raya melalui berbagai program pembangunan.

Subandi juga mengapresiasi langkah pemerintah kota yang terus merespons kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pembangunan yang berjalan saat ini merupakan hasil dari sinergi antara aspirasi masyarakat melalui reses, visi dan misi kepala daerah, serta rencana kerja perangkat daerah.

“Pembangunan infrastruktur yang ada sekarang, baik perbaikan jalan maupun jembatan, merupakan buah kolaborasi antara aspirasi reses, visi dan misi wali kota, serta Rencana Kerja Satuan Organisasi Perangkat Daerah,” katanya.

Namun, Subandi mengakui tidak seluruh usulan masyarakat dapat direalisasikan dalam waktu bersamaan. Keterbatasan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) membuat pemerintah harus menentukan skala prioritas dalam pelaksanaan pembangunan.

Menurutnya, penentuan prioritas diperlukan agar pembangunan dapat berjalan secara terarah dan tidak terjadi tumpang tindih program.

Meski demikian, ia memastikan usulan masyarakat yang belum terealisasi tetap menjadi perhatian pemerintah dan DPRD.

“Memang harus diakui, belum semua usulan masyarakat bisa dieksekusi secara bersamaan. Pembangunan harus dilakukan secara bertahap. Insyaallah, seiring berjalannya waktu, usulan-usulan ini akan terus ditindaklanjuti pada tahapan berikutnya,” tegasnya.

Subandi menilai kegiatan reses memiliki peran penting dalam mengetahui kebutuhan masyarakat secara langsung. Aspirasi yang disampaikan warga dapat menjadi bahan DPRD dalam menyusun kebijakan dan mengawal program pembangunan daerah.

Karena itu, ia mendorong komunikasi antara masyarakat, DPRD, dan pemerintah daerah terus diperkuat agar program pembangunan yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.

“Jalinan komunikasi yang baik antara masyarakat, DPRD, dan pemerintah daerah mutlak dijaga agar arah kebijakan pembangunan senantiasa sejalan dengan harapan rakyat,” pungkasnya.