BeritaDPRD Palangkaraya

Anggota DPRD Hap Baperdu Apresiasi Layanan CKG bagi Warga Terdampak Kabut Asap

10
×

Anggota DPRD Hap Baperdu Apresiasi Layanan CKG bagi Warga Terdampak Kabut Asap

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu.

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang terdampak kabut asap di Kota Palangka Raya mendapat apresiasi dari DPRD setempat. Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu, menilai langkah Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Puskesmas Bukit Hindu yang membuka layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Jalan Mendawai Induk merupakan respons yang diperlukan di tengah memburuknya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurut Hap, penanganan karhutla tidak cukup hanya berfokus pada upaya pemadaman. Dampak kesehatan yang dirasakan masyarakat akibat paparan asap juga perlu mendapat perhatian pemerintah. “Pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak kabut asap seperti ini memang perlu terus dilakukan. Jangan sampai masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan justru terlambat mendapatkan penanganan,” kata Hap, Sabtu (12/9/2026).

Ia mendorong agar layanan pemeriksaan kesehatan tidak berhenti di satu lokasi. Menurutnya, fasilitas layanan kesehatan serupa perlu dipertimbangkan untuk menjangkau wilayah lain yang masyarakatnya turut terdampak kabut asap. Dengan jangkauan layanan yang lebih luas, masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kondisi udara diharapkan dapat memperoleh pemeriksaan lebih mudah dan cepat.

Selain pemeriksaan kesehatan, Hap juga menilai dukungan berupa masker, vitamin, dan obat-obatan perlu disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Bantuan tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari langkah perlindungan selama kualitas udara masih berada dalam kondisi kurang baik. Ia juga menekankan pentingnya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara menjaga kesehatan ketika kabut asap terjadi. Informasi tersebut terutama diperlukan bagi kelompok yang lebih rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, dan warga dengan gangguan pernapasan. “Edukasi kepada masyarakat juga penting. Mereka harus mengetahui kapan harus mengurangi aktivitas di luar rumah dan kapan harus segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Hap berharap seluruh fasilitas kesehatan di Kota Palangka Raya meningkatkan kesiapsiagaan selama kondisi kabut asap masih berlangsung. Ketersediaan tenaga medis maupun fasilitas pendukung, termasuk ruang oksigen, menurutnya perlu dipastikan agar dapat digunakan ketika dibutuhkan. Ia menambahkan, perlindungan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama selama penanganan karhutla berlangsung. “Yang paling penting sekarang bagaimana masyarakat tetap terlindungi. Pemerintah bersama fasilitas kesehatan harus memastikan pelayanan tetap siap selama kondisi kabut asap berlangsung,” pungkasnya.(nis)