SURABAYA, 1 September (Xinhua), eNewskalteng.com — Kejuaraan Esports Konsul Jenderal (Konjen) Tiongkok Cup Jawa Timur 2026 yang mempertandingkan gim Mobile Legends: Bang Bang sukses mencapai babak final di Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (30/8). Kompetisi tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Lebih dari 500 penonton hadir langsung menyaksikan pertandingan, sedangkan siaran melalui sejumlah platform digital, seperti YouTube, TikTok, dan Rednote, mencatat jumlah penonton kumulatif lebih dari 10.000 orang.
Konsul Jenderal Tiongkok di Surabaya Ye Su mengatakan perkembangan esports di tengah ekonomi digital tidak hanya menciptakan industri baru, tetapi juga membuka ruang interaksi bagi generasi muda dari berbagai negara. Menurut Ye, esports dapat menjadi sarana untuk mempertemukan anak muda sekaligus mendorong pertukaran budaya dan pengalaman di antara mereka.
Ia menyebut industri esports Tiongkok selama bertahun-tahun telah mempertahankan posisinya sebagai salah satu pasar esports terbesar di dunia. Perkembangan industri tersebut kini turut diarahkan dari sekadar membawa produk ke pasar luar negeri menjadi upaya memperkenalkan keunggulan intelektual dan pengalaman industri ke berbagai negara. Ye berharap perkembangan tersebut dapat ikut mendorong terbentuknya ekosistem esports global yang lebih teratur dan berkelanjutan. “Kegiatan ini berfokus pada generasi muda dan menyediakan wadah yang bermanfaat bagi pertukaran dan pembelajaran bersama antara industri esports serta talenta muda Indonesia dan Tiongkok,” ujar Ye.
Dia juga mengajak generasi muda Indonesia untuk mengambil bagian lebih aktif dalam berbagai bentuk kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok, termasuk di bidang pendidikan, olahraga, dan kebudayaan. Menurutnya, keterlibatan anak muda dapat memperluas hubungan antarmasyarakat kedua negara sekaligus menjadikan mereka bagian dari upaya mempererat persahabatan Indonesia-Tiongkok. Selain kompetisi esports, rangkaian kegiatan di lokasi acara juga diisi dengan berbagai aktivitas yang memperkenalkan budaya Tiongkok kepada masyarakat Jawa Timur.
Konsulat Jenderal Tiongkok di Surabaya menghadirkan stan kuliner Tiongkok serta demonstrasi seni ukir makanan. Berbagai sajian dan atraksi tersebut menarik perhatian pengunjung yang datang menyaksikan pertandingan. Para guru dan siswa Xin Zhong School juga tampil membawakan sejumlah pertunjukan budaya, di antaranya opera Peking, Wushu, pertunjukan lagu dan tari, serta musik instrumental.
Pertunjukan tersebut mendapat sambutan meriah dari penonton dan menambah suasana semarak di lokasi kegiatan. Pengunjung juga dapat mengikuti kuis mengenai pengetahuan tentang Tiongkok dengan hadiah yang telah disiapkan oleh penyelenggara. Sementara itu, Pusat Layanan Visa Tiongkok di Surabaya membuka layanan konsultasi bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi terkait dokumen dan layanan konsuler.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadikan kompetisi esports tidak hanya sebagai ajang pertandingan gim, tetapi juga sebagai ruang interaksi budaya dan komunikasi antara masyarakat Indonesia dan Tiongkok. Kejuaraan tersebut diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal Tiongkok di Surabaya bersama Harian Disway, Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur, dan Pengurus Esports Indonesia (ESI) Provinsi Jawa Timur.
Sebanyak 50 tim ambil bagian dalam kompetisi Mobile Legends: Bang Bang tersebut. Sebagai bentuk apresiasi bagi pemenang, tim juara memperoleh hadiah khusus berupa kesempatan melakukan perjalanan ke Tiongkok. Penyelenggara berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah bagi talenta esports muda sekaligus memperluas interaksi dan kerja sama di antara generasi muda Indonesia dan Tiongkok.(red)













