BeritaDPRD KaltengEksekutifPemprov Kalimantan Tengah

Serapan Anggaran Kalteng Masih 38 Persen, Wagub Belum Bisa Ungkap Kendala

3
×

Serapan Anggaran Kalteng Masih 38 Persen, Wagub Belum Bisa Ungkap Kendala

Sebarkan artikel ini
Wagub Edy Pratowo.

PALANGKA RAYA, eNewskalteng.com – Realisasi keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) hingga Agustus 2026 baru mencapai 38 persen. Di tengah sorotan DPRD agar proyek segera dilelang dan anggaran dipercepat, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo justru mengakui belum menginventarisir secara rinci kendala yang membuat penyerapan anggaran masih rendah.

 

Edy mengatakan pemerintah tetap berupaya menggenjot realisasi anggaran, termasuk mempercepat proses pelelangan sejumlah proyek yang telah diprogramkan.

 

“Ya kita tetap berusaha lah supaya ini terus digenjot. Ini kan sudah sebagian lelang semuanya kan,” ujar Edy kepada awak media, Selasa, (1/9/2026).

 

Namun ketika ditanya lebih jauh mengenai penyebab rendahnya realisasi keuangan yang baru menyentuh 38 persen hingga Agustus, Edy belum dapat memberikan penjelasan secara spesifik.

 

“Kendalanya saya belum inventarisir lagi ya,” kata Edy.

 

Pernyataan tersebut menjadi perhatian lantaran waktu pelaksanaan APBD 2026 terus berjalan, sementara realisasi anggaran masih jauh dari optimal.

 

Sebelumnya, Ketua DPRD Kalteng Arton telah meminta pemerintah daerah segera melakukan pelelangan proyek pemerintah. DPRD menilai percepatan tersebut penting agar anggaran tidak hanya tercatat dalam dokumen perencanaan, tetapi benar-benar terealisasi menjadi program pembangunan yang dirasakan masyarakat.

 

Kini, bola berada di tangan Pemprov Kalteng. Percepatan lelang, pelaksanaan proyek, hingga pemetaan kendala penyerapan menjadi pekerjaan mendesak agar rendahnya realisasi anggaran tidak berujung pada penumpukan pekerjaan dan belanja di penghujung tahun.(Zen)