BeritaInternasionalPeristiwa

Pakar Sebut Longsoran Es dan Batu di Nepal Picu Tanah Longsor Mematikan di Xizang, Tiongkok

3
×

Pakar Sebut Longsoran Es dan Batu di Nepal Picu Tanah Longsor Mematikan di Xizang, Tiongkok

Sebarkan artikel ini
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 29 Agustus 2026 ini menunjukkan area-area utama yang terdampak tanah longsor di Pelabuhan Gyirong di wilayah Gyirong, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya. (Xinhua/Jiang Fan)

GYIRONG, Tiongkok, 31 Agustus (Xinhua) eNewskalteng.com — Longsoran es dan batu yang berasal dari gletser pegunungan tinggi di Nepal telah diidentifikasi sebagai penyebab bencana tanah longsor dahsyat yang menerjang Pelabuhan Gyirong di Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya, pada 26 Agustus, ungkap otoritas setempat pada Minggu (30/8).

Gletser di lereng selatan Gunung Langtang Lirung di Nepal runtuh pada ketinggian sekitar 5.200 meter, sehingga memicu longsoran es dan batu, menurut konferensi pers yang digelar oleh kantor informasi pemerintah daerah tersebut.

Longsoran tersebut meluncur dengan cepat menuju ketinggian sekitar 4.000 meter, menggerus lereng gunung dan berkembang menjadi aliran material yang masif, yang kemudian menerjang sejauh sekitar 22 kilometer sebelum mencapai Pelabuhan Gyirong pada ketinggian sekitar 1.800 meter.

Bencana itu meluluhlantakkan area seluas sekitar 0,7 kilometer persegi, menghancurkan 27 bangunan dan fasilitas terkait di area tersebut.

Temuan oleh tim tanggap darurat bencana kriosfer dari Institut Bahaya Pegunungan dan Lingkungan (Institute of Mountain Hazards and Environment) di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (Chinese Academy of Sciences) tersebut didasarkan pada analisis data pemantauan pengindraan jauh dan data transmisi lapangan, serta survei dan investigasi di lokasi.

Hingga Sabtu (29/8) pukul 18.00 waktu setempat, tanah longsor mematikan itu telah merenggut nyawa 16 orang dan menyebabkan 546 lainnya hilang di Pelabuhan Gyirong, kata pemerintah daerah tersebutpadaMinggupagi.