Jakarta, eNewskalteng.com – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Tengah, Drs. KH. Chairuddin Halim, memberikan tanggapan terhadap Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Yahya Cholil Staquf dalam agenda Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.
Dalam tanggapannya, Ketua PWNU Kalteng menyampaikan bahwa pihaknya menerima dengan baik serta menghargai kinerja PBNU selama masa baktinya. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas berbagai upaya yang telah dilakukan PBNU dalam menjalankan roda organisasi.
Namun demikian, PWNU Kalteng memberikan sejumlah catatan sekaligus usulan kepada kepengurusan PBNU yang nantinya terpilih. Salah satunya adalah perlunya pendampingan yang lebih kuat kepada PWNU dalam melaksanakan berbagai program NU di daerah.
Menurut Chairuddin, dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk pembinaan organisasi, tetapi juga perlu diwujudkan melalui support program dan dukungan pendanaan agar program-program NU di tingkat wilayah dapat berjalan secara optimal.
“PWNU membutuhkan pendampingan dari PBNU dalam melaksanakan program-program NU di daerah, termasuk dukungan dan kucuran dana untuk merealisasikan program yang telah direncanakan,” demikian inti tanggapan yang disampaikan.
Ia menilai, dukungan PBNU sangat penting karena PWNU di daerah memiliki berbagai program strategis yang membutuhkan pembiayaan dan penguatan kelembagaan.
Di Kalimantan Tengah, misalnya, PWNU tengah mendorong sejumlah program pengembangan organisasi dan pelayanan masyarakat, di antaranya penyelenggaraan perguruan tinggi melalui Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama (ITSNU), rencana pendirian Rumah Sakit NU, serta pembangunan kantor PWNU Kalteng.
“Program-program tersebut tentu membutuhkan dukungan bersama. Karena itu, kami berharap PBNU ke depan dapat memberikan pendampingan sekaligus support sehingga program NU di daerah dapat direalisasikan,” ujarnya.
Chairuddin berharap kepengurusan PBNU hasil Muktamar ke-35 nantinya dapat semakin memperkuat sinergi dengan PWNU dan PCNU di seluruh Indonesia.
Menurutnya, penguatan struktur dan program NU di tingkat daerah merupakan bagian penting dalam memperbesar manfaat organisasi bagi masyarakat.
Dengan adanya pendampingan, komunikasi, serta dukungan yang lebih kuat dari PBNU, berbagai program strategis PWNU di daerah diharapkan dapat terlaksana secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi warga Nahdliyin maupun masyarakat luas.(Zen)












