BANDUNG, eNewskalteng.com – Pertunjukan tari topeng bertajuk “Gesah Mak Kinang” digelar di Teater Tertutup Taman Budaya Jawa Barat, Bandung, pada Selasa (4/8/2026). Pementasan tersebut mengangkat kesenian Topeng Cisalak yang menjadi salah satu bagian dari khazanah seni pertunjukan tradisional Betawi.
“Gesah Mak Kinang” mengambil inspirasi dari perjalanan Topeng Cisalak, sebuah kesenian yang berkembang di Kampung Cisalak, Depok, Jawa Barat. Topeng Cisalak memiliki sejarah panjang dan mulai dipelopori oleh dua seniman, Djioen dan Mak Kinang, pada 1918. Kesenian tersebut kemudian berkembang dengan memadukan berbagai unsur seni dan budaya dari sejumlah daerah, termasuk pengaruh kuat dari kebudayaan Jawa Barat.
Melalui pementasan tersebut, para seniman tidak hanya menghadirkan tari sebagai hiburan, tetapi juga berupaya memperkenalkan kembali sejarah dan karakter Topeng Cisalak kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Pertunjukan di Bandung itu sekaligus menjadi pengingat bahwa kesenian tradisional merupakan bagian penting dari identitas budaya yang perlu terus dirawat dan diwariskan.
Di tengah perubahan zaman dan berkembangnya berbagai bentuk hiburan modern, keberadaan kesenian tradisional menghadapi tantangan untuk tetap dikenal dan diminati masyarakat. Karena itu, pementasan “Gesah Mak Kinang” diharapkan dapat mendorong kesadaran publik mengenai pentingnya menjaga keberlangsungan warisan budaya agar seni tradisional tidak kehilangan tempat dan akhirnya tergerus oleh perkembangan zaman. Selain mempertahankan unsur seni yang diwariskan dari generasi sebelumnya, pementasan tersebut juga membuka ruang bagi masyarakat untuk mengenal kembali Topeng Cisalak sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.(red)












