Palangka Raya, eNewskalteng.com – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh, menegaskan bahwa pemerataan pembangunan harus menjadi perhatian utama pemerintah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di daerah pedalaman.
Menurut Faridawaty, pembangunan tidak hanya berfokus pada kawasan perkotaan, tetapi juga harus menjangkau seluruh wilayah secara berkeadilan. Dengan pemerataan tersebut, masyarakat di berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati hasil pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas hidup. “Pembangunan harus berjalan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan,” ujarnya, Senin (3/8/2026).
Ketua Fraksi NasDem DPRD Kalteng itu menilai keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi yang kuat diyakini mampu menghadirkan program-program yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di setiap daerah.
Ia menambahkan, proses perencanaan pembangunan harus dilakukan secara matang dengan mengedepankan aspirasi masyarakat. Dengan demikian, setiap kebijakan yang dijalankan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Perencanaan pembangunan harus benar-benar didasarkan pada kebutuhan masyarakat agar hasilnya tepat sasaran dan memberikan manfaat yang nyata,” katanya.
Faridawaty juga menyoroti pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu faktor utama dalam mendorong pemerataan pembangunan. Menurutnya, peningkatan kualitas jalan penghubung, sarana transportasi, serta infrastruktur dasar di wilayah pedalaman akan memperkuat konektivitas antardaerah dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. “Infrastruktur yang memadai akan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah,” ungkapnya.
Selain pembangunan fisik, Faridawaty menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak boleh diabaikan. Penguatan sektor pendidikan dan kesehatan harus menjadi bagian dari strategi pembangunan agar kesejahteraan masyarakat meningkat secara menyeluruh. Ia menegaskan, pemerataan fasilitas pendidikan, ketersediaan tenaga pendidik, tenaga kesehatan, serta layanan dasar lainnya merupakan fondasi penting untuk menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan dukungan tersebut, seluruh masyarakat Kalteng diharapkan memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang dan menikmati hasil pembangunan.(kaer)












