BeritaDPRD KaltengLegislatif

Siti Nafsiah: Pemberantasan Narkoba Butuh Sinergi Seluruh Elemen Masyarakat

16
×

Siti Nafsiah: Pemberantasan Narkoba Butuh Sinergi Seluruh Elemen Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah.

Siti Nafsiah: Pemberantasan Narkoba Butuh Sinergi Seluruh Elemen Masyarakat

Palangka Raya, eNewskalteng.com – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah, menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, ancaman peredaran narkotika di Kalimantan Tengah tidak dapat ditangani hanya oleh aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan dukungan aktif dari seluruh lapisan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul gugurnya tiga personel Polres Katingan saat menjalankan operasi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah. Peristiwa itu dinilai menjadi pengingat bahwa peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius yang harus dihadapi secara bersama. Siti Nafsiah menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya ketiga anggota Polri tersebut. Ia menilai pengorbanan mereka merupakan bentuk dedikasi dan pengabdian luar biasa dalam menjaga keamanan masyarakat dari bahaya peredaran narkotika. “Kepergian mereka merupakan kehilangan besar, bukan hanya bagi institusi Polri, tetapi juga bagi masyarakat Katingan dan Kalimantan Tengah pada umumnya, terlebih bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, peristiwa tersebut menunjukkan bahwa jaringan peredaran narkoba masih memiliki potensi besar membahayakan aparat maupun masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan langkah yang lebih komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak dalam upaya pencegahan dan pemberantasan. Siti mengajak pemerintah daerah, DPRD, aparat penegak hukum, tokoh adat, tokoh agama, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, hingga keluarga untuk memperkuat sinergi dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. “Narkoba di Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Katingan, sudah menjadi ancaman yang sangat besar.

Penanganannya memerlukan dukungan nyata dan tanggung jawab dari seluruh unsur pemerintah dan elemen masyarakat,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa pengawasan terhadap lingkungan, edukasi kepada generasi muda, serta penguatan peran keluarga menjadi bagian penting dalam mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dini.(kaer)