BeritaKesehatanPemkab Murung Raya

Kualitas Udara Memburuk, Dinkes Murung Raya Turun Bagikan Masker di Sejumlah Titik

8
×

Kualitas Udara Memburuk, Dinkes Murung Raya Turun Bagikan Masker di Sejumlah Titik

Sebarkan artikel ini
Petugas Dinkes Murung Raya saat membagi-bagikan masker kepada para pengguna kendaraan bermotor roda dua.(Photo/ Diskominfo)

Puruk Cahu, eNewskalteng.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bergerak cepat merespons memburuknya kualitas udara dengan membagikan masker kepada masyarakat di sejumlah titik keramaian di Kota Puruk Cahu, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan untuk melindungi masyarakat dari paparan polusi udara. Berdasarkan hasil pemantauan Air Quality Monitoring System (AQMS), kualitas udara di wilayah tersebut berada dalam kategori tidak sehat.

Beberapa petugas Dinkes Murung Raya saat membagi-bagikan masker kepada para pengguna kendaraan bermotor roda dua.(Photo/ Diskominfo)

Data terbaru mencatat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai angka 196 dengan parameter utama PM2.5. Sementara itu, konsentrasi PM10 tercatat sebesar 126. Pembagian masker dilakukan di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti kawasan lampu merah Simpang PU dan Bundaran Tugu Batu Bara. Selain membagikan masker, petugas juga memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya menggunakan pelindung pernapasan saat beraktivitas di luar ruangan.

Bupati Murung Raya, Heriyus, melalui Kepala Dinkes Murung Raya, Suwirman Hutagalung, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak buruk kualitas udara. Menurutnya, warga sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak memiliki keperluan mendesak. Namun, bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar, penggunaan masker menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko paparan polusi. “Kalau tidak ada keperluan mendesak, kami mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan. Bagi yang harus beraktivitas di luar, gunakan masker dan jaga kondisi kesehatan,” ujar Suwirman. Ia juga mengingatkan kelompok masyarakat rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan, agar lebih membatasi kegiatan di luar rumah.

Paparan partikel PM2.5 perlu menjadi perhatian karena ukurannya yang sangat kecil memungkinkan partikel tersebut masuk ke dalam saluran pernapasan dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.

Dinkes Murung Raya bersama instansi terkait akan terus memantau perkembangan kualitas udara. Masyarakat juga diminta segera memperhatikan kondisi kesehatannya apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, nyeri dada, iritasi mata, maupun gangguan lainnya. Warga yang mengalami keluhan berkepanjangan atau kondisi kesehatannya memburuk diimbau segera beristirahat dan mendapatkan pemeriksaan medis.(red)